Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
12 Pemikir Kelas Dunia Kumpul Di UIII Depok Bahas Masa Depan Islam Dan Teknologi
Kamis, 23 Oktober 2025 14:57 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 12 pemikir kelas dunia bersiap kumpul di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok. Mereka akan hadir dalam konferensi prestisius AICIS+ 2025.
Para akademisi ini akan membahas tema "Ekoteologi dan Transformasi Teknologi".
Konferensi ini disebut menegaskan arah baru diskursus Islam. Tema ini dinilai tak hanya fokus pada spiritual, tapi juga isu-isu futuristik.
Sejumlah pembicara utama dari berbagai belahan dunia dipastikan hadir. Salah satunya adalah sejarawan tajam asal Malaysia, Prof. Farish A. Noor, yang juga mengajar di UIII.
Baca juga : IOC Larang Kejuaraan Dunia Di RI, Menpora Erick Tegaskan Prinsip UUD 45
Hadir pula analis politik Timur Tengah, Prof. Shahram Akbarzadeh dari Deakin University, Australia. Nama lain yang tak kalah menarik adalah Assoc. Prof. Stéphane Lacroix dari Sciences Po, Prancis.
Lacroix dikenal luas lewat riset mendalamnya soal Islam politik di Arab Saudi dan Mesir. Dari Singapura, hadir Assoc. Prof. Sulfikar Amir (NTU) yang akan meneliti politik sains dan teknologi.
Ada pula Dr. Hamrila Abdul Latif (UNIMAS, Malaysia), yang dikenal sebagai akademisi sekaligus kolumnis populer.
Dari ranah studi Islam, hadir Dr. Muhammad Ahmad Ibrahim Al-Jahsh dari Al-Qasimiya University, UEA, serta Aria Nakissa, Ph.D., dari UIII.
Baca juga : Tinjau Kebun Rancabali, Dekom PTPN III Tekankan Produktivitas Dan Teknologi
Akademisi dari tanah air juga akan memaparkan risetnya. Di antaranya Prof. Meiwita Budiharsana dan Prof. Eka Srimulyani yang membawa perspektif gender, kesehatan, dan pendidikan Islam.
Sementara itu, Fajar Hirawan, Ph.D. akan menyoroti strategi ekonomi digital untuk pembangunan berkelanjutan.
Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Prof Suyitno mengatakan kolaborasi lintas bidang ini sangat penting. Menurutnya, forum ini akan membahas masa depan Islam yang dialogis dengan isu global.
"Kita bicara masa depan Islam yang dialogis dengan isu-isu global seperti AI, ekologi, dan kemanusiaan," kata Prof Suyitno.
Baca juga : JCR 2025, Perayaan Dies Natalis UJB dalam Nuansa Budaya dan Inovasi Teknologi
AICIS+ 2025 digadang-gadang bakal menjadi salah satu konferensi akademik terbesar di Asia Tenggara. Forum ini diharapkan dapat menyatukan ilmu, iman, dan inovasi dalam satu forum inspiratif.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya