Dewan Pers

Dark/Light Mode

JMM: Berantas Teroris Di Semua Lembaga

Selasa, 23 Nopember 2021 12:51 WIB
Peneliti Jaringan Muslim Madani (JMM), Lukman Hakim. (Foto: ist)
Peneliti Jaringan Muslim Madani (JMM), Lukman Hakim. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tertangkapnya terduga teroris Ahmad Zain An-Najah yang juga pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) oleh Densus 88 merupakan peringatan serius. Ini memperlihatkan terorisme telah masuk pada lembaga-lembaga vital di negeri ini. 

“Tentunya kasus seperti ini jangan dibiarkan berlarut-larut oleh Polri. Aparat Kepolisian dan jajaranya harus melakukan tindakan tegas dan langkah-langkah progresif dalam menyelidiki jaringan-jaringan terorisme di negeri ini,” ujar peneliti Jaringan Muslim Madani (JMM), Lukman Hakim, Selasa (23/11).

Berita Terkait : Begini Cara Atasi Perut Buncit Dan Kulit Kusam Selama Pandemi

Menurut dia, masuknya pemikiran aksi terorisme pada lembaga-lembaga terdidik tersebut sangat berbahaya bagi kelangsungan bangsa ke depanya. Jangan sampai kasus hancurnya Irak, Suriah dan Afganistan akibat aksi pemikiran terorisme menimpa negeri ini. 

“Karena hancurnya negeri mereka berawal dari pemikiran terorisme pada lembaga-lembaga kaum terdidik warganya,” ujarnya.

Berita Terkait : 36 Pemain Terbaik Timnas U-18 Gelar TC Lanjutan

Mereka yang terlibat terorisme harus ditindak tanpa pandang bulu. “Tidak boleh ada tempat pemikiran yang bertentangan dengan pancasila dan UUD 1945,” ujarnya. [DIT]