Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Sebelumnya
Dengan imunitas yang terbentuk, Sigit yakin pada saat melaksanakan PTM, anak-anak aman, tidak menjadi pembawa atau "carrier" virus ke rumah.
Lebih lanjut Sigit menambahkan selain meningkatkan imunitas, vaksinasi juga dapat mencegah atau mengurangi fatalitas dari bahaya Covid-19 dengan berbagai varian, seperti Delta dan Omicron.
"Dari pemeriksaan terhadap masyarakat yang sudah divaksin terkena varian baru maka gejala yang kemudian didapatkan rata-rata OTG atau gejala ringan. Artinya vaksin betul berikan perlindungan pada masyarakat terhadap serangan varian yang ada baik, Delta ataupun Omicron," ujar Sigit.
Sigit mengatakan percepatan vaksinasi juga dapat mempertahankan tren positif menahan laju pertumbuhan Covid-19 di Indonesia seperti saat ini terjadi.
Baca juga : DKI Kerahkan 166 Bus Buat Layani Pelajar PTM, Ini Rutenya
"Saya mengimbau untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan walaupun sudah vaksinasi. Karena dua hal tersebut kunci utama. Disiplin terhadap prokes meskipun sudah vaksinasi dan tetap waspada jangan abai, jangan lengah. Karena beberapa wilayah negara lain peningkatan itu karena disiplin prokes mulai berkurang," ujar Sigit. [SRI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya