Dewan Pers

Dark/Light Mode

27 Gempa Susulan Terjadi Di Sumur Banten, Sampai Pukul 4 Pagi Ini

Sabtu, 15 Januari 2022 05:31 WIB
Gedung sekolah yang terdampak gempa M6,6 Sumur Banten, Jumat (14/1). (Foto: Tangkapan layar BNPB)
Gedung sekolah yang terdampak gempa M6,6 Sumur Banten, Jumat (14/1). (Foto: Tangkapan layar BNPB)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gempa susulan signifikan bermagnitudo 4,7 terjadi di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten terjadi pada Sabtu (15/1) pukul 03.34 WIB. 

Koordinator Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono mengungkap, berdasarkan hasil monitoring BMKG hingga Sabtu (15/1) pukul 04.00 WIB, terjadi 27 kali gempa susulan (aftershocks) pasca gempa bermagnitudo 6,6 di selatan Selat Sunda.

Berita Terkait : BMKG Laporkan 12 Gempa Susulan Pasca Gempa M6,7 Banten

 

 

Berita Terkait : Pasca Gempa M6,6 Sumur Banten, BMKG Terima Laporan Kerusakan Di Munjul Dan Cimanggu

"Selat Sunda merupakan zona seismic gap, yaitu zona kekosongan gempa besar selama ratusan tahun yang patut diwaspadai. Karena berada di antara 2 gempa besar yang merusak dan memicu tsunami, yaitu gempa Pangandaran M7,7 (2006) dan gempa Bengkulu M8,5 (2007)," kata Daryono via Twitter, Sabtu (15/1).

Melalui akun Twitter-nya, Daryono juga menyampaikan info Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang mengenai kerusakan yang ditimbulkan pasca gempa Sumur Banten.

Berita Terkait : Gempa M6,7 Guncang Wilayah Sumur Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Hingga Sabtu (15/1) pagi, gempa Sumur dilaporkan berdampak di 27 kecamatan, 113 Kelurahan, 747 rumah rusak (164 rusak berat, 170 rusak sedang, 413 rusak ringan). Sebanyak 35 fasilitas umum seperti sekolah, Puskesmas, kantor pemerintah, tempat usaha, dan tempat ibadah juga ikut rusak. [HES]