Dewan Pers

Dark/Light Mode

Gembleng DPC Pelopor

Banteng Asah Ujung Tombak Partai

Kamis, 16 Desember 2021 07:15 WIB
Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat. (Foto: Istimewa)
Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memasang target mampu meraup suara nasional 20 persen lebih pada Pemilu 2024.

Untuk mencapainya, partai berlogo Banteng Moncong Putih itu memaksimalkan peran Dewan Pimpinan Cabang (DPC), sebagai ujung tombak melalui penempaan di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Berita Terkait : Menpora Raih Penghargaan Pelopor Pengembangan Olahraga

Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat mengungkapkan, partainya kini lagi gencar konsolidasi internal dan kaderisasi berjenjang untuk mempersiapkan Pemilu 2024. Untuk itu, partainya mengumpulkan ratusan perwakilan DPC untuk digembleng.

Ratusan DPC yang dikumpulkan ini merupakan DPC Pelopor, yaitu DPC yang perolehan suaranya maksimal saat 2019 bisa dipertahankan, bahkan kalau bisa harus dilampauinya. “Supaya target 20 persen lebih nasional tercapai,” kata Djarot.

Berita Terkait : Unhan Selenggarakan IIDSS ke-5, Intens Bahas Penanganan Pandemi

Sembari melakukan program untuk menambah suara pemilih, ratusan ketua DPC ini diminta mengawal program Pemerintah Jokowi-Ma’ruf. Khususnya dalam mengatasi pandemi Covid-19 serta pemulihan ekonomi rakyat kecil.

Lantas, apakah para kader ini sudah dibekali nama juga untuk dijual sebagai capres dari PDIP? Djarot menegaskan, partainya belum bicara Pilpres. “Kita masih konsolidasi kepartaian. Kalau mau bisa mencalonkan kanharus melebihi presidential threshold. Kita kejar itu,” tandasnya.

Berita Terkait : Pemkab Sergai Terima Bantuan Dari HIPMI Untuk Warga Terdampak Banjir

Menurut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini, seluruh kader partai tak boleh berhenti bergerak dan berkonsolidasi, menyempurnakan seluruh tugas kepartaian yang ada.
 Selanjutnya