Dewan Pers

Dark/Light Mode

Cegah Penyebaran Covid-19, Kapolri: Vaksinasi, Disiplin Prokes, Dan Kurangi Mobilitas

Sabtu, 26 Februari 2022 15:18 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau akselerasi percepatan vaksinasi di Pidie Convention Center, Kabupaten Pidie, Aceh, Sabtu (26/2). (Foto: Divhumas Polri)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau akselerasi percepatan vaksinasi di Pidie Convention Center, Kabupaten Pidie, Aceh, Sabtu (26/2). (Foto: Divhumas Polri)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau akselerasi percepatan vaksinasi di Pidie Convention Center, Kabupaten Pidie, Aceh, Sabtu (26/2). Dalam kegiatan ini, Sigit juga terhubung secara virtual dengan 6.441 titik di 34 Provinsi Indonesia yang juga melaksanakan vaksinasi.

"Alhamdulillah, kita baru saja melaksanakan kegiatan vaksinasi serentak. Hari ini kita hadir langsung pada pelaksanaan di wilayah Pidie. Hari ini target Pidie 5 ribu vaksinasi. Secara umum giat vaksinasi Provinsi Aceh 67 ribu dosis. Nasional target 1,5 juta dosis," ujar Sigit.

Dia menuturkan, pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan untuk memastikan masyarakat untuk mendapatkan imunitas. Sigit juga mengingatkan, vaksinasi booster sudah bisa dilakukan dalam rentang waktu tiga bulan setelah mendapatkan dosis kedua, sebagaimana Surat Edaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Berita Terkait : Putus Penyebaran Covid-19, Kapolri Imbau Masyarakat Dirawat Di Isoter

"Saya mohon kepada rekan-rekan bantu sosialisasikan, sehingga yang sudah tiga bulan vaksin dosis dua bisa datang ke gerai-gerai vaksin yang sudah disiapkan," pintanya.

Mantan Kabareskrim Polri ini mengingatkan, percepatan vaksinasi sangat penting dilakukan untuk mengurangi angka fatalitas atau tingkat kematian.

Berdasarkan survei, vaksinasi dosis kedua bisa meningkatkan imunitas hingga 67 persen. Sementara dosis ketiga, bisa meningkatkan imunitas sampai 91 persen.

Berita Terkait : Cegah Lonjakan COVID, Brantas Abipraya Gelar Vaksinasi Booster

"Jadi memang untuk hadapi varian baru Omicron ini kita harus yakin bahwa masyarakat kita betul-betul sudah melaksanakan atau mendapatkan vaksinasi secara optimal. Itu kunci bagi kita untuk bisa menangani dan mengelola laju Omicron dengan baik," ucap Sigit.

Eks Kapolda Banten ini juga mengingatkan, beberapa waktu lalu Indonesia bisa menangani laju penyebaran Covid-19 varian Delta.

Karena itu, dia juga yakin, kali ini Indonesia juga bisa menangani Omicron. Asal, ada kerja sama seluruh stakeholder, serta antusiasme masyarakat untuk mengikuti vaksinasi.

Berita Terkait : Kematian Covid Meningkat, Kapolda Fadil Genjot Vaksinasi Lansia

"Omicron tingkat fatalitasnya jauh lebih rendah daripada varian yang lama. Namun demikian, tetap ada angka kematian dan, khususnya pada usia rentan yang dosisnya belum lengkap, serta yang memiliki komorbid. Jadi ini tentunya jadi sasaran prioritas yang harus terus kita laksanakan," tegasnya.
 Selanjutnya