Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
RM.id Rakyat Merdeka - Isu reshuffle menggelinding lagi. Kali ini, pintu masuknya lewat kursi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) yang masih kosong, setelah ditinggal almarhum Tjahjo Kumolo. Istana pun ikut manas-manasin.
Dari pihak Istana, yang bicara Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Faldo Maldini. Menurutnya, kocok ulang kabinet masih sangat mungkin terjadi. Apalagi masih ada pos jabatan menteri yang masih kosong.
"Semuanya (reshuffle) sangat memungkinkan," kata Faldo, di Jakarta, kemarin. "Apalagi masih ada pos menteri yang masih kosong hingga hari ini. Ya, pasti akan diisi. Pasti ada reshuffle lagi," sambungnya.
Kursi Menpan RB kosong sejak 1 Juli 2022, setelah Tjahjo Kumolo meninggal dunia. Saat ini, kursi Menpan RB masih dirangkap Menko Polhukam Mahfud MD.
Baca juga : Krmencik Masih Adaptasi Cuaca Panas Jakarta
Selain Menpan RB, kursi Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) juga kosong. Wamenlu sebelumnya, yakni Mahendra Siregar, kini terpilih sebagai Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Soal apakah kocok ulang kabinet kali ini hanya akan terbatas pada dua posisi yang kosong atau bisa diperluas lagi? Faldo mengatakan, Presiden punya hitungan tersendiri. "Presiden tentu sudah punya hitung-hitungan sendiri," ucapnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya