Dewan Pers

Dark/Light Mode

Survei Charta Politika, 68,5 Persen Responden Setuju Reshuffle Kabinet

Senin, 25 April 2022 16:26 WIB
Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya. (Foto: Ist)
Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Hasil survei Charta Politika Indonesia menunjukkan, masyarakat yang menyatakan puas terhadap kinerja menteri kabinet Indonesia Maju Jokowi hanya 50,1 persen. Sedangkan, 42,9 persen menyatakan tidak puas.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya dalam rilis survei Evaluasi Kebijakan Pemerintah dan Peluang Kandidat Capres-Cawapres 2024 secara virtual, Senin (25/4).

Berita Terkait : Survei Charta Politika, 82,7 Persen Masyarakat Setuju Pemilu Digelar 2024

"Penilaian terhadap kinerja menteri kabinet Indonesia maju, ada gap yang sangat besar 50,1 persen yang menyatakan puas. 42,9 persen menyatakan tidak puas," beber Yunarto.

Charta Politika pun melakukan pengkajian ulang dan menanyakan kepada publik apakah setuju atau tidak setuju jika Presiden Jokowi kembali melakukan reshuffle atau peromkan kabinet menteri. Hasilnya, mayoritas responden menyatakan setuju jika dilakukan reshuffle kabinet.

Berita Terkait : Sulit Dikejar, Elektabilitas PDIP Masih Tertinggi

"Sebanyak 68,5 persen menyatakan setuju dan hanya 18,2 persen tidak setuju, sementara 14,3 persen tidak tahu, tidak jawab," ungkapnya.

Menurutnya, ketidakpuasan atas kinerja menteri ini salah satunya disebabkan kinerja penilaian buruk dari masyarakat terhadap kinerja menteri.

Berita Terkait : Survei Charta Politika, 62,9 Persen Masyarakat Puas Kinerja Jokowi-Ma'ruf Amin

"Ini catatan, apabila betul reshuffle kabinet dianggap bisa menjawab persoalan dan orang-orang yang hadir bisa mumpuni, ini jadi stimulus kepercayaan publik terhadap kinerja menteri," ingat Yunarto.
 Selanjutnya