Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Perguruan Tinggi Ilmu Qur'an (PTIQ) menggelar prosesi wisuda di Assembly Hall Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Selasa (15/11). Prosesi wisuda tersebut diikuti oleh 794 Wisudawan.
Dari seluruh wisudawan tersebut, terdapat beberapa Rektor dan Ketua Sekolah Tinggi yang ikut wisuda. Antara lain Rektor Institut Agama Islam Tazkia Dr.Murniati Mukhlisin, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Iman Dr. Umi Waheeda bt H Abdul Rahman, dan juga Da’i kondang ust. Dr. Oki Setiana Dewi.
Baca juga : Hadiri Wisuda INSUD Lamongan, Gus Halim Pesan 3 Hal Ini
Rektor PTIQ, Prof Dr KH Nasaruddin Umar yang juga merupakan Imam Besar Masjid Istiqlal, dalam sambutannya mengatakan, wisudawan Institut PTIQ bisa menjadi estafet kepemimpinan. Nasaruddin juga berpesan agar senantiasa bertakwa kepada Allah dan mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama di Institut PTIQ Jakarta.
Menurut dia, salah satu misi Institut PTIQ Jakarta yang mengupayakan lulusannya menjadi alim ulama, guru, pendakwah, hakim, ekonom dan profesi apapun, yang tetap memiliki landasan kuat pada pengamalan Al-Qur’an, sehingga wisudawan Institut PTIQ adalah pemegang estafet kepemimpinan para nabi dan rasul yang membimbing masyarakat dalam menunaikan tugasnya sebagai khalifah di bumi.
Baca juga : Universitas Trisakti Komitmen Lahirkan Entrepreneur Muda
“Dengan mendasarkan semua kegiatan pada Al-Quran dan As-Sunnah, berfikir kritis, bertindak santun dan logis serta menjunjung tinggi kehormatan institut, agama, bangsa dan negara”, Kata Nasaruddin.
Nasaruddin juga menyampaikan beberapa perkembangan yang berkaitan dengan kemajuan Institut PTIQ Jakarta dalam waktu satu tahun terakhir. Di antaranya PTIQ telah mengajukan alih status dari Institut ke Universitas. “yang inshaAllah SK (surat keputusan) menjadi universitas dalam waktu dekat segera turun,” ujarnya.
Baca juga : Pada Mahasiswa USM, Menpora Sampaikan Pentingnya DBON
Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin mengapresiasi berbagai pihak yang dianggapnya sudah banyak mendukung PTIQ selama ini. Terutama untuk Ketua Badan Pembina Yayasan Pendidikan Alquran, Pontjo Sutowo beserta seluruh pengurus yayasan selama ini. "PTIQ semakin besar, capain prestasi kualitatif juga semakin besar. Dan ini semua berkat bimbingan Pak Pontjo sebagai Ketua yayasan," ujar Nasaruddin.
Pontjo Sutowo juga berharap, para sarjana PTIQ bisa memberikan kontribusi terhadap Indonesia, bahkan dunia. "Kita harapkan sarjana-sarjana kita bisa memberikan dan mengamalkan ilmunya sebaik mungkin untuk kemaslahantan umat. Dan semoga apa yang kita lakukan bisa terus berkembang" ujar Pontjo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya