Dewan Pers

Dark/Light Mode

Di Munas HIPMI, Jokowi Ingatkan Menteri Hati-hati Buat Kebijakan

Senin, 21 November 2022 14:14 WIB
Presiden Jokowi saat membuka Munas HIMPI Tahun 2022, Senin (21/11), di Solo, Jawa Tengah. (Sumber: Tangkapan Layar)
Presiden Jokowi saat membuka Munas HIMPI Tahun 2022, Senin (21/11), di Solo, Jawa Tengah. (Sumber: Tangkapan Layar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Joko Widodo mengingatkan kepada seluruh menteri agar berhati-hati dalam membuat dan mengelola kebijakan di tengah kondisi global  yang saat ini sulit diprediksi.

Oleh karena itu, diperlukan kehati-hatian dan kewaspadaan serta strategi yang tepat dalam menghadapi situasi tersebut.

Hal ini disampaikan Jokowi dalam sambutannya di Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) XVII, Surakarta, Senin (12/11).

“Saya selalu berpesan kepada seluruh menteri, hati-hati membuat kebijakan dalam posisi yang sangat rentan seperti ini. Jangan keliru, jangan salah. Utamanya yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak,” ujar Jokowi.

Berita Terkait : Ditemani Ganjar, Jokowi Bagikan BLT dan Cek Harga Barang Di Pasar Malang

Dalam sambutannya, Jokowi juga menekankan pentingnya para pelaku usaha untuk membangun kepercayaan hingga ke tingkat global.

“Kalau kita jadi pengusaha yang kita bangun adalah kepercayaan orang terhadap kita. Negara kita juga membangun kepercayaan internasional, kepercayaan global, kepercayaan negara-negara lain terhadap Indonesia. Ini yang tidak mudah,” kata  Presiden.

Jokowi menyampaikan, bahwa Indonesia baru saja menyelesaikan tanggung jawab sebagai presidensi G20, dan selanjutnya dipercaya untuk memegang keketuaan ASEAN.

“Ini adalah sebuah amanat dan kehormatan besar. Kita berada di puncak kepemimpinan global saat ini, karena kita sekaligus sekarang ini juga sebagai ketua ASEAN,” ujarnya.

Berita Terkait : Jokowi Ingatkan Muhammadiyah, Pentingnya Hablum Minal Alam

Jokowi menekankan, bahwa kepercayaan tersebut bukan sesuatu hal yang mudah diperoleh. Kepercayaan global itu diraih Indonesia karena sejumlah indikator yang konkret dan riil.

“Ekonomi kita bagus di antara negara-negara G20. Indonesia termasuk yang terbaik. Ini membangun kepercayaan dari sana. Pas kita sebagai ketua G20, menyelenggarakan KTT G20 di Bali, pas ekonomi kita di kuartal ketiga berada di angka 5,72 persen,” tuturnya.

Selain itu, tingkat inflasi di tanah air juga masih dapat dikendalikan, yaitu di angka 5,7 persen. Nilai ekspor Indonesia di kuartal III juga masih dapat tumbuh sebesar 21,6 persen.

“Neraca perdagangan kita juga sudah 30 bulan berturut-turut selalu surplus. Artinya, yang berproduksi di dalam negeri itu barang-barangnya masih banyak yang menerima. Ingat, negara lain tidak seperti ini,” kata Jokowi.

Berita Terkait : Sayang Muhammadiyah, Jokowi Tinggalkan KTT APEC Di Bangkok

Munas HIPMI ini diselenggarakan selama tiga hari, yaitu 21-23 November 2022. Hadir dalam pembukaan, antara lain, Ketua MPR, Bambang Soesatyo, Ketua DPR,  Puan Maharani, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Koperasi dan Usaha Mikro Kecil (UKM) Teten Masduki, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. ■