Dewan Pers

Dark/Light Mode

Didemo Di Aceh Dan Solo

Anies, Dihadang Tak Lelah Berjuang

Selasa, 27 Desember 2022 08:00 WIB
Bakal Calon Presiden dari Partai NasDem, Anies Baswedan (tengah) berjabat tangan dengan warga seusai melaksanakan shalat Jumat di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (2/12/2022). (ANTARA FOTO/Ampelsa/aww).
Bakal Calon Presiden dari Partai NasDem, Anies Baswedan (tengah) berjabat tangan dengan warga seusai melaksanakan shalat Jumat di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (2/12/2022). (ANTARA FOTO/Ampelsa/aww).

RM.id  Rakyat Merdeka - Langkah Anies Baswedan keliling daerah tidak mulus. Di beberapa daerah, kehadiran bakal Calon Presiden (Capres) dari Partai NasDem itu, ditolak. Meski banyak dihadang, Anies tak lelah berjuang. Dia tetap teruskan safarinya.

Yang terbaru, eks Gubernur DKI Jakarta itu, ditolak masuk Solo, Jawa Tengah. Kehadiran Anies di Solo disambut demo. Padahal, kehadiran Anies ke Solo hanya untuk menghadiri keundangan pernikahan.

Jumlah pendemo yang mengatasnamakan Masyarakat Kota Solo (MKS) itu, sekitar 20 orang. Dalam aksinya, pendemo membentangkan poster bertuliskan penolakan terhadap Anies. “Tolak kampanye politik terselubung Anies Baswedan,” begitu bunyi salah satu poster yang dibentangkan demonstran. Aksi mereka berlangsung kurang dari 30 menit.

Berita Terkait : Pemikiran Soekarno dan Putin Miliki Kesamaan, Dunia Harus Berubah

Sebelumnya, Anies juga sempat didemo saat berkunjung ke Aceh beberapa. Peristiwa itu hampir sama seperti di Solo. Dilakukan sekelompok orang yang tidak diketahui asal usulnya. Hanya saja pesannya sama, menolak kedatangan Anies yang diduga sedang melakukan safari politik.

“Kami menolak kampanye Anies penuh tipu, NasDem penipu. KIP (Komisi Independen Pemilihan) Aceh tindak tegas partai NasDem karena belum masa kampanye,” demikian tulisan di poster tersebut.

Penolakan terhadap Anies juga terjadi di Yogyakarta. Sejumlah spanduk berisi penolakan kedatangan Anies bertebaran di sepanjang jalan Kutu Asem dan Denggung, Kecamatan Mlati Sleman, Yogyakarta.

Berita Terkait : Piala Liga Inggris, Tim Raksasa Masih Bertahan

Momen itu terjadi ketika Anies akan menghadiri Deklarasi Forum Kabah Membangun, Rabu, 16 November 2022 lalu. Dalam salah satu spanduk bergambar karikatur Anies di dalam bingkai lingkaran merah seperti tanda dilarang disertai tulisan ‘Orang Munafik ! Membawa Agama Untuk Politik’.

Seperti halnya di Yogja, spanduk berisi penolakan kedatangan Anies tersebar di Ciamis, Sabtu, 19 November 2022. Diketahui, isi spanduk penolakan Anies Baswedan mengatasnamakan Forum Santri Kabupaten Ciamis Menggugat. Spanduk itu bertuliskan ‘Menolak Anies Baswedan, Anies bapak politik identitas jualan agama dan ayat’.

Namun sayangnya, upaya menghadang kehadiran Anies tergolong sia-sia. Massa pendukung Anies tetap tumpah ruah. Di Solo, Anies malah jadi primadona. Meski dikenal kandang Banteng, mantan Mendikbud itu tetap jadi rebutan foto emak-emak. Bahkan bapak-bapak juga rela antri menunggu gantian foto bareng dangan mantan rektor Universitas Paramadina tersebut.

Berita Terkait : Kemenaker Beri Penghargaan Bagi Perusahaan Yang Terapkan Pengupahan Berbasis Produktivitas

Di Aceh lebih luar biasa lagi. Masyarakat sangat antusias menunggu kehadiran Anies. Mereka rela menunggu di Masjid Raya Baiturrahman, titik pertama setibanya Anies di Aceh. Setibanya Anies di masjid yang menjadi ikon Banda Aceh itu langsung disambut lautan massa. Padahal, waktu itu Anies tiba di masjid tersebut usai massa melaksanakan shalat Jumat.
 Selanjutnya