Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Doni Monardo Gelar Baksos Operasi Katarak Di Puncak Jaya Papua
Jumat, 3 Februari 2023 10:30 WIB
Sebelumnya
Dukungan Perdami
Dukungan penuh juga disampaikan Ketua Umum Perdami, Prof dr Budu, PhD, SpM (K), MMed Ed. Tak kurang dari 3.000 dokter spesialis mata anggota Perdami berharap kerjasama seperti ini bisa dilanjutkan.
“Saya sangat terkesan. Pertama, saya sudah sering ke Papua, tapi ini kunjungan pertama saya Puncak Jaya. Kedua, pola kolaborasi tanpa batas yang dibangun pak Doni Monardo sungguh luar biasa. Perdami sangat bersyukur dilibatkan dalam kegiatan yang sangat humanis ini,” ujar pria asal Sulawesi Selatan, itu.
Baca juga : ATBI Gelar Diskusi Pendelegasian Perizinan Usaha Pertambangan
Pola seperti ini, bukan tidak mungkin akan menjadi jalan paling efektif bagi Perdami untuk menuntaskan persoalan bangsa di bidang mata. “Kebersamaan seperti ini insya Allah akan bisa meretas masalah mata, sebab ini juga menyangkut hajat hidup masyarakat,” tambah Guru Besar Fakultas Kedokteran Unhas itu.
Bakar Batu Lagi
Sedangkan, Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa mengaku mendapat banyak ilmu baru dari dua hari mendampingi kunjungan Doni Monardo ke Puncak Jaya. “Beliau ini guru saya sejak di Kopassus. Banyak sekali ilmu beliau yang saya jadikan pedoman, dan hari ini saya mendapat ilmu-ilmu baru dari beliau,” ujar Saleh.
Baca juga : Hajar Setan Merah, Arsenal Susah Goyah Di Puncak Liga Inggris
Pria kelahiran Ternate 14 Maret 1969 itu, mengikuti serangkaian kunjungan Doni Monardo mulai dari Puncak Jaya hingga Sentani. “Saya mencatat sejumlah ilmu baru. Pertama, kolaborasi tanpa batas bisa mengatasi kesukaran apa pun. Kedua, nothing is impossible. Tak ada yang tak mungkin. Kembali lagi, kolaborasi tanpa batas adalah kata kuncinya,” ujar Saleh.
Ia mencontohkan baksos “Kitorang Melihat Terang”. Saleh membayangkan, betapa besar biaya yang diperlukan untuk mewujudkan aksi kemanusiaan tersebut. Bagaimana mendatangkan para dokter mata, mengangkut logistik yang demikian banyak dari Jakarta ke Puncak Jaya, dan berbagai tingkat kesulitan lain. “Dengan kolaborasi tanpa batas, nyatanya bisa terwujud,” tambahnya.
Saleh menyaksikan langsung mata-mata yang kembali berbinar setelah lepas dari pekatnya katarak. Di RSUD Puncak Jaya, ia menyaksikan ibu-ibu memeluk para dokter sebagai ungkapan terima kasih karena telah membuatnya kembali melihat terangnya dunia.
Baca juga : Bekuk Getafe, Pedri Bawa Barca Kokoh Di Puncak
Sementara di Sentani, Saleh juga mengikuti kunjungan Doni Monardo ke pabrik sagu yang digagas dan diwujudkannya tahun 2019 di atas tanah adat milik Yanto Eluay, salah satu tokoh adat, yakni ondofolo Kampung Sereh Sentani.
“Tekad menjadikan Papua, sebagai sentra pangan melalui sagu sungguh luar biasa. Kami dari unsur Kodam Cendrawasih akan memberikan dukungan penuh agar pabrik sagu itu segera beroperasi,” tekad Saleh.
Terakhir, ia terkesima diajak Doni bicang-bincang sore sambil menyaksikan sunset di Hele’yo Sentani. Sebuah kawasan di tepi Danau Sentani yang dulu hanya semak belukar, telah disulap menjadi objek wisata kuliner yang sangat indah.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya