Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin menegaskan, pembangunan di Tanah Papua sudah pasti ditujukan bagi masyarakat Papua, khususnya orang asli Papua , sehingga tidak boleh diganggu.
Hal itu disampaikan Wapres menyikapi sering terjadinya konflik yang muncul seiring pembangunan di Papua.
"Pembangunan ini dibangun di Tanah Papua, pasti yang paling merasakan manfaatnya ke depan tentu orang asli Papua. Karena itu, jangan diganggu pembangunan di sini," ujar Wapres di sela kunjungan kerja meninjau program peremajaan sawit seluas 2.044 hektare di Manokwari, Papua Barat, dikutip Antara Sabtu (15/7).
Eks Ketua MUI ini menegaskan, pembangunan di Papua bukan ditujukan untuk orang di daerah lain. Infrastruktur yang dibangun di Papua juga tidak mungkin akan dipindahkan ke daerah lain.
Baca juga : Teten Tegaskan Hilirisasi Komoditas Unggulan Daerah Perluas Lapangan Kerja
"Pembangunan di Papua bukan untuk orang Jakarta. Dibangun di Tanah Papua, nggak mungkin akan dipindah ke Jakarta. Jadi untuk orang Papua, terutama orang asli Papua," jelasnya.
Wapres menyampaikan apabila ada gangguan, maka pembangunan di Papua tidak akan lancar.
Baca juga : Genjot Pengembangan Bisnis, Garudafood Gelar Program Kampung Wirausaha
"Nanti dibilang pembangunan tidak sampai karena ada gangguan. Maka saya bilang kita bangun bersama untuk Papua," kata Wapres.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya