Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Final FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
- Hasil Investigasi Imipas: 13 Bangunan Lapas Cibinong Dibangun Napi Sejak 2023
- Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Apa Dasar Hukumnya?
- Wisnu Hani Putranto Dipecat Sebagai ASN, Buntut Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
- Polisi Kawal Ketat Final Indonesia Vs Thailand di GBK, Kerahkan 10.121 Personel
Peringati 1 Muharam Di Sambas
OSO: Masyarakat Harus Bersatu Bangun Daerah
Kamis, 20 Juli 2023 07:45 WIB
Sebelumnya
Dalam kesempatan itu, OSO juga memberi hadiah umrah untuk 15 warga Kabupaten Sambas yang mengikuti kegiatan pawai akbar. Selain itu, kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan ratusan doorprize, mulai dari motor listrik, peralatan elektronik, hingga perlengkapan kebutuhan rumah tangga.
Usai kegiatan pawai, OSO didampingi Gubernur Kalbar Sutarmidji, dan rombongan, berjiarah ke makam keluarga Kesultanan Sambas, serta bersilaturahmi dengan Sultan Sambas, Muhammad Tarhan, di Istana Alwatzikoebillah, Kawasan pantai utara Kalbar.
Baca juga : Tuan Guru Ganjar Edukasi Masyarakat Kabupaten Langkat Tentang Sujud Sahwi
Pada kesempatan itu, dia berharap, kekayaan budaya Sambas dilesatrikan, sebagai bagian dari sejarah peradaban bangsa.
Sebelumnya, OSO bersama Gubernur Kalbar juga bersilaturahmi dengan Pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Dar Adz Dzakirin, di Kecamatan Tekarang, Sambas, Senin (18/7) siang.
Baca juga : Sekjen PPP Ajak Kader Tingkatkan Kecintaan Dan Kedekatan Ke Masyarakat
Menurut OSO, kedatangannya ke ponpes tersebut merupakan napak tilas sejarah salah satu putra terbaik Kabupaten Sambas, Syekh Ahmad Khatib Sambas.
“Syekh Ahmad Khatib Sambas merupakan salah satu ulama sufi asal Sambas yang sangat berpengaruh di Masjidil Haram. Beliau memiliki peran besar dalam peradaban Islam di Sambas, Kalbar, hingga tingkat dunia,” tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya