Dark/Light Mode

Nadiem: UKT Mahal Cuma Untuk Yang Mampu Dan Mahasiswa Baru

Selasa, 21 Mei 2024 17:20 WIB
Mendikbudristek Nadiem Makarim.
Mendikbudristek Nadiem Makarim.

RM.id  Rakyat Merdeka - Mendikbudristek Nadiem Makarim menghadiri rapat kerja Komisi X DPR di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (21/5/2024). Dalam rapat tersebut, Nadiem menjelaskan tingginya biaya uang kuliah tunggal (UKT) yang diprotes banyak pihak. 

Nadiem mengawali pemaparan dengan menjelaskan aturan Permendikbudristek Nomor 2 Tahun 2024 tentang Standar Biaya Operasional Pendidikan Tinggi (SBOPT). 

Kata dia, pada prinsipnya peraturan pembiayaan tersebut mengutamakan prinsip keadilan, dilakukan secara berjenjang dan hanya berlaku bagi mahasiswa baru.

Baca juga : Gelar RUPS Tahunan, Sampoerna Umumkan Pertumbuhan Dan Presdir Baru

"Pertama, poin yang terpenting prinsip dasar UKT ini semua mahasiswa, semua masyarakat, harus mengerti prinsip dasar UKT harus selalu mengedepankan asas keadilan dan inklusivitas," kata Nadiem. 

Karena itu, lanjut dia, UKT selalu berjenjang. Artinya, bagi mahasiswa yang punya keluarga lebih mampu mereka membayar lebih banyak dan yang tidak mampu bayar lebih sedikit. 

Nadiem menegaskan, peraturan UKT terbaru hanya berlaku untuk mahasiswa baru. Ia menyebut tak akan ada perubahan biaya bagi mahasiswa yang tengah menjalani masa pendidikan di perguruan tinggi.

Baca juga : Institut Teknologi PLN Perpanjang Waktu Pendaftaran Mahasiswa Baru

"Jadi masih ada mispersepsi di berbagai kalangan, di social media dan lain-lain bahwa ini akan tiba-tiba mengubah rate UKT pada mahasiswa yang sudah melaksanakan pendidikannya di perguruan tinggi," katanya.

Nadiem menegaskan kenaikan UKT tak akan berdampak pada mahasiswa dengan ekonomi yang belum memadai. Ia mengatakan ada kemungkinan kenaikan UKT diperuntukkan bagi keluarga dengan tingkat ekonomi tertinggi.

"Tangga-tangga daripada UKT ini semuanya ada tangganya. Dan tangga-tangga terendah, yaitu level 1 dan 2 dari tangga tersebut itu tidak akan berubah, yang mungkin akan terdampak adalah untuk mahasiswa dengan keluarga dengan tingkat ekonomi tertinggi," tutupnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.