Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
KPK juga mendorong pelaku usaha di wilayah ini untuk taat membayar pajak dan retribusi. Satgas sempat mendampingi aparat Pemda menindak empat hotel yang bermasalah dalam pembayaran pajak dan retribusi di Pulau Urai, Pulau Gam, dan Pulau Mansuar.
Data Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kabupaten Raja Ampat menunjukkan, masih ada tiga depot air minum, empat restoran, serta dua hotel yang masih bermasalah dalam pembayaran pajak dan retribusi. Nilainya mencapai Rp 220,5 juta untuk pajak hotel, dan Rp 43 juta untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Baca juga : Buktikan Bukan Titipan Kang Emil
Sekretaris Daerah Kabupaten Raja Ampat, Yusuf Salim mengapresiasi pendampingan yang dilakukan KPK. Keterlibatan KPK bisa memberikan kepercayaan kepada pelaku usaha untuk memenuhi kewajiban membayar pajak.
“Kehadiran KPK ini bisa mendorong optimalisasi pajak dan retribusi daerah yang lebih efektif,” kata Yusuf.
Baca juga : Jokowi Maunya Birokrasi Lincah, Cepat & Taktis
Yusuf menegaskan, bakal terus melakukan perbaikan agar tidak terjadi lagi kehilangan PAD dengan nilai kerugian yang lebih besar.
Untuk diketahui, Satgas Pencegahan dan Satgas Penindakan Korsup Wilayah V KPK tengah diterjunkan ke Papua Barat Daya untuk membantu menyelesaikan sejumlah permasalahan yang dialami pemerintah setempat.
Baca juga : Prabowo Makin Lincah
Sejak 1 hingga 12 Juli 2024, Satgas melakukan pendampingan untuk penertiban sistem pemungutan pajak dan retribusi, menindak wajib pajak nakal hingga menyelamatkan aset Pemda.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu, 10 Juli 2024 dengan judul Turun Ke Raja Ampat, KPK Bongkar Pungli Wisatawan Dan Hotel
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya