Dark/Light Mode

Panen Kopi di Lampung Barat, Jokowi Dorong Peningkatan Produktivitas

Jumat, 12 Juli 2024 17:51 WIB
Presiden Jokowi saat panen kopi di Lampung, Jumat (12/7/2024). (Foto: Ist)
Presiden Jokowi saat panen kopi di Lampung, Jumat (12/7/2024). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi melakukan panen kopi bersama para petani di Desa Kembahang, Kecamatan Batubrak, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung, Jumat (12/7/2024). Dalam kunjungannya, Jokowi menekankan pentingnya meningkatkan produktivitas kopi Indonesia yang mencakup luas lahan perkebunan kopi sekitar 1,2 juta hektar (ha) di seluruh Indonesia.

"Kita memiliki 1,2 juta hektare kopi baik robusta maupun arabika di seluruh Tanah Air Indonesia. Di Lampung Barat ini terbesar ada 60 ribu hektare, tapi memang yang banyak hampir 90 persen di sini adalah robusta. Arabikanya kira-kira 10-an persen," ujar Presiden usai panen kopi.

Menurut Kepala Negara, meskipun harga kopi fluktuatif, tetapi secara tahunan cenderung mengalami kenaikan dan permintaan ekspor juga terus meningkat. Untuk itu, Jokowi mendorong Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman agar memberi perhatian pada komoditas kopi.

Baca juga : Permintaan Ekspor Naik, Jokowi Minta Mentan Serius Genjot Produktivitas Kopi

"Inilah yang tadi saya sampaikan ke Menteri Pertanian agar memberi perhatian kepada kopi. Yang paling penting adalah produktivitas per hektare-nya harus naik," jelasnya.

Lebih lanjut, Presiden mengungkapkan bahwa fokus utama adalah peningkatan produktivitas per hektare, yang saat ini banyak masih pada angka 1-2 ton, namun harus bisa mencapai 8-9 ton seperti di negara lain. 

"Jadi tugas kita bersama bagaimana membuat produktivitas per hektarenya menjadi naik drastis. Itu bisa terjadi kalau ada perawatan yang baik, pupuk yang baik, ada jarak tanam yang mungkin lebih rapat sehingga produktivitasnya per hektare bisa menjadi lebih naik. Dan kalau produktivitas per hektare naik, kesejahteraan petani kopi akan menjadi lebih baik," tutur Presiden.

Baca juga : Kunjungi RSUD Lampung Barat, Jokowi Cek Kesiapan Alkes

Terkait dengan isu pupuk, Presiden menyatakan bahwa subsidi pupuk telah meningkat hampir dua kali lipat untuk mendukung para petani dalam meningkatkan produksi. "Subsidinya juga sama naik dua kali lipat. Jadi kalau saya bertanya ke petani-petani yang padi, kemarin-kemarin dalam dua minggu ini enggak ada masalah," tambahnya.

Selanjutnya, Presiden Jokowi juga mendorong hilirisasi produk pertanian, termasuk kopi. Menurutnya, ini mencakup kemasan yang baik dan siap ekspor, bukan hanya menjual dalam bentuk bahan mentah.

"Semua komoditas pertanian harus masuk kepada industrialisasi, masuk kepada hilirisasi," tegasnya. 

Baca juga : Bertemu Grand Syekh Al Azhar, Jokowi Singgung Perdamaian Di Palestina

Kunjungan ini diharapkan bisa menjadi momentum untuk peningkatan sektor pertanian kopi di Indonesia, khususnya di Kabupaten Lampung Barat, dan sekaligus menguatkan kesejahteraan para petani kopi di masa depan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.