Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pasca Video Bentrokan Viral Di Medsos
Situasi Di Kota Tual Telah Terkendali Dan Kondusif
Selasa, 30 Juli 2024 07:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Video bentrokan yang diduga terjadi antara anggota Polisi Polres Kota Tual, Maluku, Minggu (28/7/2024) malam, viral di media sosial (medsos). Bentrokan itu pun menjadi trending topic di media sosial X, Senin (29/7/2024).
Dari sejumlah video yang beredar, para pelaku yang terlibat bentrok terlihat menggunakan seragam kepolisian dan diduga menggunakan senjata api untuk saling serang. Terlihat juga letupan api diikuti suara tembakan berulang kali.
Selain itu, terdengar teriakan ‘tembak-tembak’ dari seseorang.
Warga terlihat berlindung di bawah tiang rumah. Akibat bentrokan itu, kaca-kaca jendela Polres Kota Tual rusak, dinding kantor Polres tembus peluru dan sejumlah sepeda motor milik anggota Polres rusak.
Baca juga : Dua Mobil Watermist Bakal Wara-wiri Di Jalan Protokol
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Aris Aminullah mengatakan, insiden tersebut berawal dari anggota Polantas Polres Kota Tual yang sedang melakukan operasi Patuh Salawaku 2024. Dalam razia tersebut, satu orang diamankan dan satu orang lain berhasil kabur.
Tak berselang lama, lanjut Aris, sekitar 30 orang datang dan melakukan penyerangan terhadap anggota Polantas.
“Ada patroli, razia knalpot racing, lalu ada yang diamankan. Ada yang kabur, memberi tahu teman-temannya, mereka 30 orang lalu menyerang polisi, indikasi ada anggota Brimob,” ujarnya kepada wartawan di Ambon, Maluku, Senin (29/7/2024).
Saat ini, sambung Aris, tim dari Mabes Polri dan Polda Maluku telah terjun ke Kota Tual, untuk mengusut lebih dalam peristiwa bentrokan yang videonya viral itu. Tim yang terjun ke lapangan, di antaranya Kepala Divisi Propam Mabes Polri Irjen Abdul Karim dan Dansat Brimob Polda Maluku Kombes Dostan Matheus Siregar.
Baca juga : Fajri Ke Perempat Final, Rinov Dan Pitha Tersingkir
Dia menambahkan, anggota tim di lapangan berusaha memastikan detail peristiwa, mulai dari akar masalah, motif, hingga para identitas pelaku di video viral tersebut. “Hasilnya, akan kami sampaikan kepada rekan-rekan media,” imbuhnya.
Namun begitu, Aries memastikan, situasi di Kota Tual sudah terkendali dan kondusif. Masyarakat sudah beraktivitas seperti biasa. “Situasi sudah benar-benar kondusif dan terkendali. Bentrok berhasil diredam sejak malam,” tandasnya.
Di media sosial X, video bentrokan yang diduga sesama anggota Polri di Kota Tual, Maluku, ramai diperbincangan netizen. Akun @said_110694 mengatakan, kasus yang terjadi di Kota Tual, harus mendapat perhatian serius dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
“Ini sudah memalukan pak @listyosigitprabowo. Ini mungkin oknum anggota, sama-sama Polri lagi. Harus ada sanksi ini dari bapak,” tegasnya.
Baca juga : Jokowi Ngantor di IKN 3 Hari
Akun @arieharyawan13 berpendapat, peristiwa yang terjadi di Kota Tual harus diusut tuntas dan tidak boleh terulang lagi. Pasalnya, peristiwa tersebut dapat merusak kepercayaan publik dari kepolisian.
“Ini kan sama-sama polisi ya? Bagaimana masyarakat bisa memperoleh rasa aman? Peristiwa ini nggak boleh terulang, karena aparat keamanan harusnya memberikan rasa aman, melindungi masyarakat, bukan membuat situasi menjadi menakutkan,” cuitnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 30 Juli 2024 dengan judul Pasca Video Bentrokan Viral Di Medsos, Situasi Di Kota Tual Telah Terkendali Dan Kondusif
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya