Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, Soekarno atau Bung Karno merupakan milik seluruh bangsa Indonesia. Hal ini disebabkan Bung Karno merupakan salah satu pemrakarsa Pancasila yang menjadi perekat bangsa Indonesia hingga saat ini.
"Sebagai salah satu tokoh yang melahirkan Pancasila, Bung Karno tidak dapat diklaim oleh satu pihak saja. Bung Karno milik seluruh bangsa Indonesia," kata Yaqut, saat menyampaikan Keynote Speech dalam Dialog Kebangsaan yang digelar Gerakan Kristen Indonesia Raya (Gekira), di Jakarta, Sabtu (3/8/2024).
Baca juga : Kunjungi Kantor Menko Polhukam, PBB Bahas Perjuangan Untuk Palestina
Yaqut juga mengungkapkan kerendahatian Bung Karno yang senantiasa menghargai kelompok lain dalam mewujudkan bangsa Indonesia. "Beliau mengatakan, 'Aku tidak mengatakan bahwa aku yang menciptakan Pancasila. Apa yang kukerjakan hanyalah menggali jauh ke dalam bumi, ke dalam tradisi-tradisi kami sekali, kami sendiri, kemudian menemukan lima butir mutiara yang indah'," ucap Yaqut, menirukan pernyataan Bung Karno.
Yaqut menyampaikan, Indonesia didirikan dengan penuh keragaman. Kemerdekaan Indonesia merupakan perjuangan semua pihak.
Baca juga : Dudung Dorong Pemuda Songsong Indonesia Emas
"Tidak boleh ada satu golongan pun, tidak boleh ada satu ras pun, bahkan tidak boleh ada satu agama pun, yang boleh mengklaim bahwa Indonesia ini hanya milik mereka sendiri," jelasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya