Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menko Airlangga Di Festival LIKE 2: Pengelolaan Agraria Kunci Pemerataan Ekonomi
Jumat, 9 Agustus 2024 10:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, menekankan pentingnya pengelolaan agraria dan reforma agraria dalam upaya pemerataan ekonomi nasional. Hal ini disampaikan dalam sambutannya pada acara puncak Festival Lingkungan, Kehutanan, dan Energi (LIKE) 2 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Jumat (9/8/2024).
Acara tersebut juga dihadiri oleh Presiden Jokowi dan sejumlah menteri kabinet lainnya, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono.
Dalam sambutannya, Airlangga mengatakan agraria merupakan pilar utama mencapai pemerataan ekonomi, sesuai dengan program yang diluncurkan oleh Presiden Jokowi sejak tahun 2017.
"Penyelesaian penggunaan tanah dalam kawasan hutan menjadi salah satu prioritas untuk mendukung tata kelola agraria yang lebih baik," kata Airlangga.
Baca juga : Jokowi Hadiri Puncak Festival LIKE 2, Serahkan SK Hutan Sosial dan TORA
Airlangga memberikan apresiasi kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) atas keberhasilan menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengelolaan tanah dan hutan.
"Sebanyak 173 SK dengan luas 296.736 hektar telah diterbitkan, dan pada hari ini akan diserahkan 20 SK lagi dengan total luas 43.122 hektar oleh Presiden Jokowi," tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketum Partai Golkar ini juga menyoroti peran penting program peremajaan sawit rakyat (PSR) dalam meningkatkan produktivitas perkebunan sawit di Indonesia. Ia mengungkapkan, dana PSR yang telah direalisasikan mencapai Rp 9,6 triliun untuk 154.886 pekebun dengan total luas lahan 344.792 hektar hingga Juni 2024.
"Dengan peningkatan dana PSR dari Rp 30 juta menjadi Rp 60 juta per hektar, diharapkan produktivitas perkebunan sawit dapat meningkat hingga 24 ton per hektar," jelasnya.
Baca juga : Rilis Sistem Pendanaan Lingkungan Di Festival LIKE 2, KLHK Dorong Aksi Iklim
Selain itu, Airlangga menyampaikan pemerintah sedang mempersiapkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Strategi Nasional Kelapa Sawit Berkelanjutan, yang akan menggantikan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2019. "Ini merupakan langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan sektor sawit di Indonesia," kata Airlangga.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara berbagai kementerian, pemerintah daerah, sektor swasta, dan perbankan dalam mendukung pengelolaan hutan sosial dan TORA.
"Bisnis masyarakat dan kapasitas pengelolaan lahan perlu ditingkatkan dengan integrasi berbasis desa dan skala regional yang lebih besar," tutup Airlangga.
Festival LIKE 2 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, khususnya di sektor agraria dan kehutanan.
Baca juga : Dukung Nett Zero Emission, Festival LIKE Bakal Pamerkan Teknologi Ramah Iklim
Dalam acara tersebut, Jokowi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Hutan Sosial, Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), dan lahan sawit rakyat kepada masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya