Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Mandiri Utama Finance Gandeng PPATK Cegah Pendanaan Terorisme
Selasa, 13 Agustus 2024 20:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Mandiri Utama Finance (MUF) berkomitmen mencegah tindak pencucian uang dan pendanaan terorisme. Sebagai bagian dari upaya ini, MUF menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mengadakan pelatihan khusus yang fokus pada pencegahan dan pemberantasan kejahatan tersebut.
Corporate President Office EVP MUF Zakaria Halim mengatakan, pelatihan tersebut diikuti oleh 34 karyawan MUF dari lintas unit kerja kantor pusat dan kantor cabang. Kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari dengan tema “Identifikasi dan Analisis Transaksi Keuangan Mencurigakan dan Transaksi Keuangan Tunai bagi Perusahaan Pembiayaan.”
“Pelatihan ini merupakan komitmen MUF untuk mengedepankan integritas dengan meningkatkan keterampilan dan pemahaman pegawai terhadap penerapan program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT) dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM), khususnya dalam mengidentifikasi transaksi keuangan mencurigakan transaksi keuangan tunai,” paparnya dalam sambutannya dikutip, Selasa (13/8/2024).
Baca juga : Bank Mandiri Sediakan Solusi Finansial Bagi Petani Tebu SGN
Adapun kegiatan itu telah digelar di Pusdiklat APU-PPT PPATK, Depok, Jawa Barat pada 6-7 Agustus 2024.
Pelatihan ini merupakan salah satu dari rangkaian kolaborasi antara MUF dengan PPATK yang meliputi Forum Group Discussion (FGD), Diseminasi dan keikutsertaan perusahaan dalam Financial Integrity Rating (FIR) dan Pelaksanaan Survey Indeks Kinerja PPATK. Selain itu ada juga pemanfaatan aplikasi yang dimiliki PPATK oleh perusahaan.
“Bersama dengan PPATK, kami mendorong perusahaan untuk menjadi pionir dalam penerapan program APU-PPT dan PPPSPM di industri pembiayaan,” ungkap Zakaria.
Baca juga : Pertamina Borong 42 Penghargaan CSR Awards
Sementara itu, Kepala Pusdiklat APU-PPT PPATK Akhyar Effendi mengatakan, PPATK mengapresiasi MUF yang telah secara aktif berkolaborasi untuk penguatan program APU-PPT & PPPSPM melalui pelatihan tingkat lanjutan ini. Akhyar Effendi menggarisbawahi pentingnya pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan pegawai perusahaan dalam mengidentifikasi dan menganalisis transaksi keuangan yang mencurigakan.
“Mandiri Utama Finance merupakan perusahaan pembiayaan pertama yang menyelenggarakan pelatihan seperti ini bersama dengan PPATK. Kami berharap kerja sama strategis ini dapat terus terjalin untuk mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan TPPU dan TPPT di Indonesia,” tutup Akhyar.
Adapun PT Mandiri Utama Finance (MUF) merupakan anak perusahaan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. MUF berdiri secara resmi pada tanggal 21 Januari 2015 dan mulai beroperasi penuh pada tahun 2016. MUF bergerak di sektor pembiayaan untuk kebutuhan kendaraan bermotor serta multiguna, berbasis Konvensional dan Syariah.
Baca juga : Mentan: Presiden Sangat Mendukung Pengembangan Pertanian Modern Di Merauke
MUF telah terdaftar serta diawasi oleh Regulator Otoritas Jasa Keuangan dengan: KEP-81/D.05/2015 untuk Konvensional dan KEP-36/NB.223/2018 untuk Syariah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya