Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Temui Presiden Jokowi Di Istana, Gus Yahya Bahas Izin Tambang
Kamis, 22 Agustus 2024 12:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/8/2024).
Kehadiran Gus Yahya bersama sejumlah elite PBNU ini ingin menanyakan kepada Presiden perihal kejelasan konsesi tambang untuk ormas keagamaan.
Baca juga : Golkar Terbuka Untuk Siapa Pun, Jokowi: Kalau Di Bisnis, Ini Tbk
"Kita mau bicara soal konsesi tambang dan investasi di IKN (Ibu Kota Negara) nanti," kata Gus Yahya sebelum bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/8/2024).
Menurut Gus Yahya, PBNU berencana berinvestasi di IKN. Diakuinya, PBNU perlu membangun kantor di Nusantara. "Seperti membangun fasilitas pendidikan dan keagamaan di sana," tambahnya.
Baca juga : Jokowi: Jangan Lupa, Malam Hari lni Saya Pakai Kuning
Adapun PBNU menjadi ormas keagamaan pertama yang menerima tawaran Pemerintah terkait konsesi tambang. Mereka telah menyatakan bersedia menerima izin tambang sejak 6 Juni 2024.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya