Dark/Light Mode

Temui Presiden Jokowi Di Istana, Gus Yahya Bahas Izin Tambang

Kamis, 22 Agustus 2024 12:55 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf menemui Presiden Jokowi di Istana Negara. (Foto: Khoirul Umam/RM.id)
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf menemui Presiden Jokowi di Istana Negara. (Foto: Khoirul Umam/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/8/2024).

Kehadiran Gus Yahya bersama sejumlah elite PBNU ini ingin menanyakan kepada Presiden perihal kejelasan konsesi tambang untuk ormas keagamaan.

Baca juga : Golkar Terbuka Untuk Siapa Pun, Jokowi: Kalau Di Bisnis, Ini Tbk

"Kita mau bicara soal konsesi tambang dan investasi di IKN (Ibu Kota Negara) nanti," kata Gus Yahya sebelum bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/8/2024).

Menurut Gus Yahya, PBNU berencana berinvestasi di IKN. Diakuinya, PBNU perlu membangun kantor di Nusantara. "Seperti membangun fasilitas pendidikan dan keagamaan di sana," tambahnya.

Baca juga : Jokowi: Jangan Lupa, Malam Hari lni Saya Pakai Kuning

Adapun PBNU menjadi ormas keagamaan pertama yang menerima tawaran Pemerintah terkait konsesi tambang. Mereka telah menyatakan bersedia menerima izin tambang sejak 6 Juni 2024.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.