Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Tujuh hari lagi, Indonesia akan menyambut tamu istimewa: Paus Fransiskus, Kepala Negara Vatikan sekaligus Pemimpin Agung Gereja Katolik Dunia. Kunjungan ini diharapkan bisa mempererat hubungan bilateral kedua negara, sekaligus membawa semangat persaudaraan dan perdamaian yang menjadi ciri khas kepemimpinan Paus.
Kunjungan Paus disebut Istimewa karena sebagai pemimpin umat, kehadirannya sudah dinantikan oleh sekitar 8 juta umat Katolik di Tanah Air. Kunjungan ini juga akan menempatkan Indonesia di panggung internasional. Setiap gerak langkah dan dawuh Paus, di Jakarta, akan menjadi perhatian 1,2 miliar umat Katolik di seluruh dunia.
Kunjungan Paus ke Indonesia merupakan bagian dari perjalanan apostolik ke Asia-Pasifik. Perjalanan ini, dijadwalkan berlangsung dari 2 September hingga 13 September 2024.
Selama perjalanan ini, Paus akan mengunjungi empat negara, yakni Indonesia, Papua Nugini, Timor Leste, dan Singapura. Indonesia akan menjadi negara dengan durasi kunjungan terlama. Yaitu dari 3 hingga 6 September 2024.
Paus dijadwalkan tiba di Jakarta pada Selasa, 3 September 2024. Selama empat hari tiga malam di Jakarta, Bapa Suci akan menjalani sejumlah agenda penting.
Baca juga : Hendrawan Supratikno: Itu Gurauan Politik Tingkat Tinggi
Pada Rabu (4/9/2024), Paus akan bertemu dan berdialog dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka. Pada sore harinya, Paus dijadwalkan bertemu dengan para uskup dan para imam Serikat Yesus di Gereja Maria Diangkat ke Surga, Gereja Katedral Jakarta.
Keesokan harinya, Kamis (5/9/2024), Paus akan berdialog dengan para pemimpin agama di Masjid Istiqlal. Setelah itu, Paus akan menghadiri Misa Akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Misa Akbar ini akan dihadiri 90 ribu umat Katolik dari berbagai daerah di Indonesia.
Juru Bicara Panitia Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia, Romo Thomas Ulun Ismoyo mengatakan, segala persiapan untuk menyambut kedatangan Paus telah rampung. Kata dia, panitia yang dibentuk oleh Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) telah melakukan persiapan sejak Mei lalu. Dalam persiapan itu, Panitia berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk protokol kenegaraan, Sekretariat Negara, Paspampres, dan Kementerian Agama.
Romo Ulun menambahkan, persiapan berjalan lancar lantaran kepanitiaan didukung berbagai pihak yang memiliki pengalaman luas dan pemahaman mendalam tentang birokrasi di Indonesia. Beberapa tokoh penting yang terlibat adalah mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, yang ditunjuk sebagai Ketua Panitia. Selain juga ada mantan Dubes RI untuk Vatikan Antonius Agus Sriyono.
Dalam kesempatan itu, Romo Ulun juga terus mengimbau umat, agar terus memberikan dukungan melalui doa. “Semoga Sri Paus tetap sehat, dan semua persiapan yang telah dilakukan dapat berjalan lancar dan mulus,” kata Romo Ulun, saat berbincang dengan Rakyat Merdeka di Wisma Uskup Agung Jakarta, medio Agustus lalu.
Baca juga : Airin Rachmi Diany: Saya Berterima Kasih Kepada PDIP Dan Golkar
Di tempat terpisah, Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. KH Nasaruddin Umar menyambut hangat rencana kedatangan Paus. Mantan Wakil Menteri Agama ini mengatakan, kunjungan Paus ini menjadi bukti Indonesia sebagai negara yang aman, penuh persahabatan, serta memiliki solidaritas dan toleransi yang sangat tinggi. Prof Nasar berpesan kepada umat muslim untuk menyambut Paus dengan sikap yang baik.
“Menghormati tamu adalah perintah agama. Sekalipun tamu tersebut non-Muslim,” kata Prof Nasar, kepada Rakyat Merdeka, di kantornya, Masjid Istiqlal, pertengahan Agustus lalu.
Tiga Wartawan Indonesia Ke Vatikan
Kunjungan Paus ke Asia-Pasifik menarik perhatian luas dari media lokal dan internasional. Tiga media asal Indonesia juga turut meliput perjalanan bersejarah ini. Tiga wartawan dari Indonesia akan terbang ke Italia untuk bergabung dalam pesawat kepausan.
Tiga wartawan tersebut adalah Bambang Trismawan dari Harian Rakyat Merdeka/RM.id, Bonifasius Josie Susilo dari Kompas, dan Francisca Christy Rosana dari Tempo Media Group. Bambang dan Josie Susilo dijadwalkan berangkat ke Roma, Italia, pada Rabu (28/8/2024), sementara Francisca sudah terbang lebih awal pada Selasa (27/8/2024).
Baca juga : Peran Kelas Menengah Jadi Penggerak Utama Ekonomi
Rakyat Merdeka akan terus mengikuti dan melaporkan perkembangan kunjungan bersejarah ini secara langsung. Nantikan liputannya!
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu, 28 Agustus 2024 dengan judul Indonesia Bersiap Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya