Dark/Light Mode

Cegah Stunting Jadi Prioritas Pemerintah

Ibu Hamil Dan Balita Bakal Dapat Makan Bergizi Gratis

Rabu, 28 Agustus 2024 07:00 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani (tengah) bersama Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa (kanan) dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (kiri), mengikuti rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/8/2024). (Foto: Tedy Octariawan Kroen/RM)
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani (tengah) bersama Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa (kanan) dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (kiri), mengikuti rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/8/2024). (Foto: Tedy Octariawan Kroen/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya ditujukan untuk anak sekolah. Pemerintah memastikan, ibu hamil, menyusui dan balita juga mendapatkan bantuan makanan bergizi.

Hal itu disampaikan Men­teri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat Rapat Paripurna di Kompleks Parle­men, Senayan, Jakarta, Selasa (27/8/2024).

“Program Makan Bergizi Gratis dapat meningkatkan ke­cukupan gizi, peningkatan ke­cerdasan anak dan pencegahan stunting,” jelas Sri Mulyani.

Menurutnya, pencegahan stunting merupakan kebijakan prioritas Pemerintah dalam bidang kesehatan. Untuk tahun depan, Pemerintah mencanang­kan anggaran kesehatan senilai Rp 197,8 triliun.

Sri Mulyani mengaku, selama 10 tahun terakhir, sejak 2013 hingga 2023, Pemerintah telah menurunkan prevalensi stunting dari 37,2 persen menjadi 21,5 persen. Karena itu, kinerja ini perlu terus diakselerasi.

Baca juga : Jawara Jakarta Gembleng UMKM Jago Ekspor Produk

“Penajaman intervensi stunting yang berbasis kewilayahan ber­fokus pada 12 provinsi prioritas. Khusus pada aspek pencegahan, yaitu intervensi pada sasaran 1.000 hari pertama kehidupan,” jelas Menkeu.

Presiden Jokowi memasti­kan Pemerintah terus menekan angka stunting. Dia menekankan pentingnya konsolidasi dan kerja sama seluruh pihak dalam menu­runkan angka stunting.

Stunting tidak hanya urusan makanan dan tambahan urusan gizi. Tapi juga menyangkut sani­tasi, lingkungan dari kampung.

“Lingkungan dari RT (Rukun Tetangga) juga berpengaruh terh­adap masalah air,” kata Jokowi.

Jokowi optimistis target Pe­merintah dalam penanganan stunting akan tercapai. Pemerin­tah telah mencanangkan preva­lensi stunting turun hingga 14 persen sebagai target nasional pada 2024.

Baca juga : Atletico Madrid Vs Espanyol, Rojiblancos Nunggu Ketajaman Alvarez

“Kita ingat tahun 2014 masih di angka 37 persen. Kemudian selama 9 tahun turun menjadi 21 persen. Memang kemarin turun­nya kecil, hanya 0,1 (persen). Tapi apapun kerja keras dan usaha yang telah dilakukan oleh daerah, oleh Posyandu, harus kita hargai,” ujar Presiden.

Dalam Buku II Nota Keuangan Tahun Anggaran 2025 disebutkan, Program MBG merupakan program yang didesain untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) bermutu dan berdaya saing.

Program MBG dilakukan melalui pemberian makan ber­gizi dan susu gratis di sekolah dan pesantren, serta bantuan gizi untuk anak balita dan ibu hamil/menyusui dengan risiko anak stunting.

Pada usia sekolah, selain men­jadi penambah nutrisi, Program MBG diharapkan dapat mendor­ong kehadiran siswa di sekolah, sehingga meningkatkan kualitas pembelajaran.

Selain itu, untuk mengurangi angka absensi atau putus seko­lah dalam rangka meningkat­kan kualitas SDM. Program MBG juga diharapkan dapat berdampak positif terhadap kesehatan dan prestasi akademis para murid.

Baca juga : Tennis US Open 2024, Gauff Pulangkan Gracheva

Adapun Program MBG diang­garkan sekitar Rp 71 triliun atau 0,29 persen terhadap Produk Do­mestik Bruto (PDB), termasuk biaya makanan, distribusi dan operasional lembaga yang me­nangani Program MBG.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu, 28 Agustus 2024 dengan judul Cegah Stunting Jadi Prioritas Pemerintah, Ibu Hamil Dan Balita Bakal Dapat Makan Bergizi Gratis

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.