Dark/Light Mode

Lewat Pelatihan, Diajari Kerek Omzet Dan Perluas Pasar

Jawara Jakarta Gembleng UMKM Jago Ekspor Produk

Rabu, 28 Agustus 2024 06:50 WIB
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta menginisiasi program Jagoan Wirausaha Jakarta (Jawara) sejak awal 2024 sebagai inkubasi UMKM yang dirancang secara holistik, sistematis dan berkelanjutan. (Foto: Istimewa)
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta menginisiasi program Jagoan Wirausaha Jakarta (Jawara) sejak awal 2024 sebagai inkubasi UMKM yang dirancang secara holistik, sistematis dan berkelanjutan. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta menginisiasi program Jagoan Wirausaha Jakarta (Jawara) untuk mendorong percepatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Jakarta naik kelas. Targetnya adalah sukses mendorong UMKM melakukan ekspor.

Jawara adalah program inkubasi UMKM yang dirancang secara holistik, sistematis dan berkelanjutan untuk memastikan UMKM sukses naik kelas. Dengan sifatnya yang holistik, program ini tidak hanya menyentuh aspek bisnis UMKM, tapi juga aspek personal UMKM.

Selain ilmu manajemen bisnis, peserta juga diberikan mindset entrepreneurship, sesi hipnoterapi dan one on one coaching mentoring. Selain itu, kurikulum tidak hanya terbatas pada pembelajaran, tapi lebih ditekankan pada praktek bisnisnya, dengan target yang harus diselesaikan.

Baca juga : Atletico Madrid Vs Espanyol, Rojiblancos Nunggu Ketajaman Alvarez

Kepala BI DKI Jakarta Arlyana Abubakar mengatakan, program ini disusun secara sistematis yang terdiri dari 5 tahap. Setiap tahapnya peserta wajib menyelesaikan target sebagai syarat untuk mengikuti tahap berikutnya.

Program Jawara dimulai dari seleksi assessment dan interview, bootcamp, company visit, pendampingan tahap 1 sampai 3, kegiatan capacity building dan graduation. Materinya antara lain mindset entrepreneurship, business model canvas, onboarding digital, manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dan keuangan serta strategi untuk memulai ekspor.

“Program ini dilakukan secara berkelanjutan. Peserta akan terus mendapatkan pendampingan secara offline dan online, baik setelah kelas selesai maupun setelah peserta lulus program,” kata Arlyana, Senin (26/8/2024).

Baca juga : Tennis US Open 2024, Gauff Pulangkan Gracheva

Pada rekrutmen yang dilaksanakan pada Februari 2024, sebanyak 448 UMKM unggulan di wilayah Jakarta daftar ingin ikut program Jawara. Dari jumlah itu, telah terpilih 40 UMKM untuk mengikuti rangkaian pelatihan Jawara.

“Apabila UMKM berhasil mengikuti seluruh rangkaian secara intensif dan berhasil menyelesaikan tugas serta tantangan yang diberikan seperti kenaikan omzet, perbaikan manajemen keuangan dan SDM dari para pelatih, maka pada akhir tahun UMKM tersebut akan mengikuti capacity building dan graduation sebagai tanda berhasilnya mengikuti program Jawara,” jelasnya.

Sampai dengan Agustus 2024, terdapat 34 peserta yang telah berhasil menyelesaikan target pengembangan usaha yang diberikan dan konsisten mengikuti rangkaian kegiatan Jawara.

Baca juga : Celine Evangelista, Posting Video Perjuangan Single Parent

Selain mendapatkan materi pengembangan UMKM, lanjutnya, keunggulan program Jawara adalah seluruh peserta bisa berkonsultasi dengan coach profesional sepanjang periode Jawara. UMKM Jawara juga memiliki kesempatan untuk berbagi dan saling memberikan masukan antar peserta terkait pengembangan bisnis masing-masing.

Setelah mengikuti rangkaian kegiatan Jawara sampai dengan saat ini, peserta Jawara telah mengimplementasikan dan menyusun berbagai materi manajemen bisnis yang diperoleh mulai dari business canvas model, Standard Operating Procedure (SOP), manajemen SDM, sampai dengan laporan keuangan. Seluruh peserta Jawara juga telah berhasil menaikkan rata-rata omzet per bulannya dibandingkan sebelum mengikuti Jawara, dengan kenaikan rata-rata sekitar 133,71 persen.

Tidak hanya dari sisi omzet, peserta Jawara juga aktif meningkatkan kapasitas UMKM dalam kegiatan digital onboarding. Saat ini seluruh UMKM Jawara sudah memiliki website sendiri, dari awalnya hanya 11 UMKM yang memiliki website. Mereka juga sudah mulai aktif melakukan live selling di e-commerce maupun social commerce.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.