Dark/Light Mode

TNI AU Kerahkan Satgas Khusus Amankan KTT Di Bali

Senin, 2 September 2024 12:50 WIB
Pangkoopsud II Marsda TNI Budhi Achmadi saat memberikan arahan kepada personel Lanudsri. ANTARA/HO-Dispen Lanudsri
Pangkoopsud II Marsda TNI Budhi Achmadi saat memberikan arahan kepada personel Lanudsri. ANTARA/HO-Dispen Lanudsri

RM.id  Rakyat Merdeka - TNI Angkatan Udara (AU) siapkan satgaa khusus untuk amankan kegiatan Forum Indonesia-Afrika ke-2 dan Forum Tingkat Tinggi Multi Stakeholder Partnerships di Bali.

Panglima Komando Operasi Udara II Marsda TNI Budhi Achmadi. menjelaskan, satgas khusus udara ini terdiri dari beberapa sub-satgas yakni Sub-satgas Gakkumpamwilud (Penegakan Hukum Pengamanan Wilayah Udara), Sub-satgas Mobilisasi Udara (Mobud), dan Sub-satgas Udara Khusus.

"Setiap Sub-satgas dipimpin oleh Perwira Menengah TNI AU yang berpengalaman dan didukung oleh alutsista modern serta personel yang siap menjalankan tugas," seperti dikutip dalam siaran pers Senin (2/9)

Baca juga : Bantu Akses Keuangan Warga, Ini Kisah Sukses AgenBRILink Mitra UMi Sunaie

Sub-satgas Gakkumpamwilud sendiri bertugas untuk memastikan pertahanan udara di wilayah operasi dengan memobilisasi unsur-unsur strategis, termasuk unsur sergap, rudal, radar, serta unsur anti-drone (pesawat nirawak, red).

Sedangkan Satgas Mobud berperan membawahi unsur pesawat angkut berat dan unsur helikopter untuk mempermudah pemberian logistik dan mobilisasi prajurit.

"Terakhir Sub-satgas Udara Khusus, berperan dalam pengintaian berupa data dan informasi dari ketinggian dan teknologi," katanya

Baca juga : SIM Keliling Depok Sabt8 31 Agustus, Hadir Di 2 Lokasi

Budhi memastikan satgas khusus udara ini akan bekerja secara maksimal untuk memastikan kegiatan KTT di Bali berjalan dengan lancar.

Untuk diketahui, Forum Indonesia-Afrika Ke-2 digelar di Bali pada 1-3 September 2024 dan akan dilaksanakan bersamaan dengan High-Level Forum on Multi Stakeholder Partnership (HLF MSP).

Kerja sama yang akan diprioritaskan dalam forum tersebut antara lain kerja sama dalam transformasi ekonomi, energi, pertambangan, ketahanan pangan, kesehatan, dan pembangunan.

Baca juga : SIM Keliling Tangsel Sabtu 31 Agustus, Cek Disini Lokasinya

IAF 2024 menargetkan, kehadiran 28 kepala negara dan 800 peserta yang mewakili pemerintah, organisasi internasional dan regional, serta pengusaha dari Indonesia dan Afrika.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.