Dark/Light Mode

Jokowi Usul Bangun Kilang Minyak Di Ghana Saat Jumpa Presiden Akufo-Addo

Senin, 2 September 2024 15:45 WIB
Pertemuan bilateral antara Presiden Jokowi dengan Presiden Ghana Nana Addo Dankwa Akufo-Addo, di Ruang Casablanca, Hotel Mulia Nusa Dua Bali, Senin (2/9). Foto: Setpres/Mukhlis Jr
Pertemuan bilateral antara Presiden Jokowi dengan Presiden Ghana Nana Addo Dankwa Akufo-Addo, di Ruang Casablanca, Hotel Mulia Nusa Dua Bali, Senin (2/9). Foto: Setpres/Mukhlis Jr

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Ghana, Nana Addo Dankwa Akufo-Addo, di Ruang Casablanca, Hotel Mulia Nusa Dua Bali, pada Senin (2/9). 

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi mengusulkan pembangunan kilang minyak di Ghana dengan melibatkan Indonesia. 

Jokowi berharap, usul ini bisa menjadi langkah strategis untuk menguatkan kerja sama energi antara kedua negara dalam jangka panjang.

Baca juga : Tanggapan Jokowi Soal Putusan MK Yang Bolehkan Parpol Tanpa Kursi Ajukan Cakada

"Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dan memenuhi kebutuhan energi di Ghana," ungkap Presiden Jokowi. 

Selain pembahasan tentang energi, Presiden Jokowi juga menyoroti sektor kesehatan sebagai area potensial untuk kerja sama lebih lanjut. Ia menyambut baik kolaborasi antara Bio Farma Indonesia dan Atlantic Lab Science Ghana. 

"Saya berharap kerja sama ini dapat mendorong produksi vaksin lokal di Ghana dan mendukung program vaksinasi di negara-negara Afrika lainnya," tuturnya. 

Baca juga : Sore Ini, Dewa United Langsung Ditantang Jawara Piala Presiden

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi mengungkapkan komitmen Indonesia untuk mendukung pembangunan di Ghana melalui mekanisme Indonesia Aid. 

"Kami terbuka untuk bekerja sama dalam program-program yang sesuai dengan kebutuhan Ghana, termasuk dukungan teknis, beasiswa, dan pelatihan vokasional," kata Jokowi.

Pertemuan dalam rangka memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara yang telah dirajut 65 tahun ini turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan; Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi; Menteri Investasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani; dan Menteri Sekretaris Negara, Pratikno.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.