Dark/Light Mode

Ini Alamat Rumah Duka Ekonom Almarhum Faisal Basri Dan Waktu Pemakamannya

Kamis, 5 September 2024 08:06 WIB
Faisal Basri saat menghadiri acara Hari Anti Korupsi dan Hari HAM beberapa waktu lalu. Foto: Rizki Syahputra/RM
Faisal Basri saat menghadiri acara Hari Anti Korupsi dan Hari HAM beberapa waktu lalu. Foto: Rizki Syahputra/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Ekonom senior yang dikenal kritis dan tajam dalam menganalisis kebijakan ekonomi, Faisal Basri meninggal dunia pada Kamis (5/9) pukul 03.50 WIB di RS Mayapada, Kuningan, Jakarta.

"Telah berpulang ke rahmatullah hari ini, Kamis, 5 September 2024, pukul 03.50 WIB di RS Mayapada, Kuningan, Jakarta, suami, ayah, anak, abang, adik, uwak, mamak, kami tersayang: Bapak Faisal Basri bin Hasan Basri Batubara," bunyi pesan duka, yang diterima hari ini, Kamis (5/9).

Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka Komplek Gudang Peluru Blok A 60, Jakarta Selatan. Ia tutup usia di umur 64 tahun.

Baca juga : Innalillahi, Ekonom Senior Faisal Basri Meninggal Dunia Dalam Usia 65 Tahun

Rencananya, pemakaman akan dilakukan setelah sholat Ashar di masjid Az Zahra, Gudang Peluru, Tebet, Jakarta Selatan.

Faisal Basri, yang dikenal luas sebagai sosok intelektual yang vokal, meninggalkan jejak yang dalam di dunia ekonomi Indonesia. Selama bertahun-tahun, ia aktif memberikan komentar dan analisis mengenai berbagai kebijakan ekonomi pemerintah.

Beberapa isu yang menjadi perhatian Faisal Basri antara lain adalah masalah kemiskinan, ketimpangan sosial, dan pengelolaan sumber daya alam.

Baca juga : KSP Gelar Rakor Dengan Tim Ekonomi Prabowo Bahas Pembentukan Badan Karbon

Sepanjang karirnya, Faisal Basri pernah menjabat berbagai posisi penting, baik di pemerintahan maupun di luar pemerintahan.

Di pemerintahan, Faisal Basri pernah menjabat sebagai anggota Tim Perkembangan Perekonomian Dunia pada Asisten II Menteri Koordinator Bidang EKUIN (1985-1987) dan anggota Tim Asistensi Ekuin Presiden RI (2000). Ia juga pernah mengemban amanah sebagai anggota Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU).

Keponakan dari mendiang Wakil Presiden Adam Malik ini adalah pendiri Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), hingga pendiri Majelis Amanah Rakyat (MARA) yang menjadi cikal bakal Partai Amanat Nasional (PAN).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.