Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Di tengah situasi geopolitik yang penuh ketidakpastian, tren pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh di level 5 persen, inflasi pun terus terjaga. Melihat capaian itu, Presiden Joko Widodo pun happy karena ekonomi Indonesia berada di jalan yang benar.
Kegembiraan tersebut diungkapkan Jokowi saat membuka Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2024 dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Award di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/6/2024).
Mula-mula, Jokowi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Tim Pengendali Inflasi Pusat dan Daerah (TPID) yang telah bekerja keras mengendalikan inflasi. Sehingga, pada Mei 2024, Tingkat inflasi berada di angka 2,84 persen.
“Ini merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Kalau kita ingat, 9-10 tahun lalu, inflasi kita masih berada di angka 9,6 persen,” puji Jokowi.
Baca juga : TB Hasanuddin: Tidak Masuk Akal Pemain Judi Dapat Bansos
Jokowi mengaku tahu, setiap minggu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengabsen tingkat inflasi di masing-masing provinsi. Angkanya dibuka secara gamblang. Setiap ke daerah, Jokowi juga selalu menanyakan angka inflasi ke Gubernur. Juga, tingkat pertumbuhan ekonomi ke Wali Kota.
“Selalu saya tanyakan itu, supaya kita semua aware terhadap hal yang sangat penting. Yang merasakan adalah rakyat. Sekarang inflasi 2,84 persen, tumbuh 5,11 persen. Lha ini seger. Seger kalau seperti ini,” papar Jokowi.
“Tapi, kita harus tetap waspada. Hati-hati tidak boleh lengah, tantangan ke depan tidak mudah,” tambah Jokowi, mengingatkan.
Senada dikatakan Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto. Kata dia, terkendalinya inflasi berperan pada angka pertumbuhan ekonomi yang mampu tembus di atas 5,11 persen pada triwulan I-2024. “Ini tumbuh lebih berkualitas dibanding negara lain,” ujar Airlangga di tempat yang sama.
Baca juga : Syaifullah Tamliha: Tak Masuk Akal, Pemain Judi Kok Dapat Bansos
Menurut Ketua Umum Partai Golkar ini, tingkat inflasi Indonesia masih relatif lebih baik dibandingkan dengan tingkat inflasi di berbagai negara anggota G20 lainnya, seperti Rusia, India, Australia, dan Amerika Serikat. Menurut dia, inflasi Indonesia di Mei ini 2,84 persen year-on-year (yoy). Sementara, Rusia inflasinya 7,84 persen, India 4,75 persen, Australia 3,6 persen, dan Amerika Serikat 3,3 persen. “Indonesia relatif lebih baik dari negara-negara tersebut,” ujar Airlangga.
Airlangga menyatakan, inflasi dapat terkendali berkat kebijakan keterjangkauan harga, terjaganya ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi yang efektif antar pemangku kepentingan, terutama terkait bauran kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil.
Selain itu, upaya lain yang dilakukan adalah peningkatan produksi pertanian dengan penambahan alokasi pupuk subsidi maupun akses pembiayaan untuk sektor pertanian melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk sektor pertanian dengan porsi penyaluran sebesar 30,4 persen. Pihaknya juga berupaya untuk memastikan kelancaran distribusi untuk 10 komoditas pangan strategis, serta optimalisasi tol laut untuk distribusi ke daerah tertinggal, terpencil, dan terluar.
Hal tersebut diamini Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo. Dia menuturkan, tren inflasi Indonesia termasuk yang terendah di dunia. “Tren inflasi Indonesia dalam 10 tahun terakhir menurun dan terkendali rendah. Bahkan termasuk yang terendah di dunia pada saat ini,” sebut Perry.
Baca juga : BKS Minta Pemiliknya Ditindak
Perry mengatakan, pihaknya bersama Pemerintah akan bersinergi menerapkan kebijakan moneter yang konsisten. Tujuannya untuk menjaga stabilitas perekonomian Indonesia dengan mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu, 16 Juni 2024 dengan judul Inflasi Terjaga, Tumbuh 5%, Ekonomi Di Jalan Yang Benar
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.