Dark/Light Mode

Kepala BNPT Puji Kolaborasi TNI-Polri Bebaskan Pilot Susi Air

Minggu, 22 September 2024 17:48 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Irjen Pol. Eddy Hartono. Foto: Istimewa
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Irjen Pol. Eddy Hartono. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Irjen Pol. Eddy Hartono mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan TNI-Polri dalam pembebasan pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens, Sabtu (21/9/2024).

"BNPT mengapresiasi langkah kolaboratif yang ditempuh jajaran TNI-Polri dan juga seluruh komponen yang terkait dalam upaya pembebasan pilot pesawat Susi Air," kata Eddy.

Eddy mengungkapkan, keberhasilan ini merupakan hasil dari kesabaran aparat dan Pemerintah dalam melakukan negosiasi panjang dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, melalui pendekatan kemanusiaan.

Baca juga : Jokowi: Kesabaran TNI/Polri dalam Bebaskan Pilot Susi Air Sangat Bagus

"Ini merupakan buah kesabaran aparat dalam melakukan negosiasi yang panjang untuk mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan," ungkapnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto mengatakan, proses negosiasi yang dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz TNI-Polri berlangsung sangat panjang.

"Proses negosiasi yang sangat panjang ini dilakukan oleh satgas dari TNI-Polri yang terus dari waktu ke waktu, dari hari ke hari memantau perkembangan di wilayah Nduga, dan kita bersyukur apa yang kita inginkan di lapangan bisa berjalan dengan baik," kata Hadi dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Sabtu (21/9/2024).

Baca juga : Permata Borneo, Inovasi Lestari Pulihkan Hutan Kutai Timur

Menko Hadi mengungkapkan, proses negosiasi dalam upaya pembebasan pilot asal Selandia Baru tersebut melibatkan banyak pihak mulai dari tokoh masyarakat hingga gereja.

"Namun dalam proses negosiasi saya perlu sampaikan bahwa keterlibatan tokoh adat, keterlibatan tokoh masyarakat, keterlibatan gereja, semua sangat mempengaruhi dalam proses pembebasan ini," ujarnya.

Diketahui, pilot Philip Mark Mehrtens disandera KKB yang dipimpin oleh Egianus Kogoya sejak 7 Februari 2023 lalu. Kapten Philip diculik KKB usai pesawat milik maskapai Susi Air yang dipilotinya dibakar di Lapangan Terbang Paro, Nduga, Papua Pegunungan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.