Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Solmet: Jokowi Hormati Hak Prerogatif Presiden Terpilih Susun Kabinet
Jumat, 27 September 2024 09:38 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Matutina meyakini Presiden Jokowi tidak akan mengintervensi ihwal penyusunan kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
"Presiden Jokowi sangat menghormati hak prerogatif Presiden terpilih Prabowo Subianto," kata Silfester saat dihubungi RM.id, Jumat (27/9/2024).
Silfester meyakini Jokowi tidak akan cawe-cawe soal kursi menteri Prabowo. Menurutnya, Jokowi sangat menghargai hak prerogatif Presiden terpilih. Sehingga, tidak akan mengintervensi Prabowo kecuali diminta.
Baca juga : PKS Pede Nggak Akan Ditinggalkan
"Presiden Jokowi menunjukan bahwa Pak Prabowo adalah sosok pemimpin kuat yang mandiri, yang tidak bisa diintervensi oleh siapapun termasuk dirinya ataupun ketua umum partai, pengusaha hitam, politisi jahat, dan juga pihak asing," ujar Silfester.
Menurut mantan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran itu, Prabowo merupakan tipikal pemimpin yang memiliki pendirian teguh. Tidak mudah dirongrong.
"Makanya dari awal mengapa Presiden Jokowi maupun kita semua mendukung pencalonan dan pemenangan Pak Prabowo di Pilpres 2024, karena melihat sosok Pak Prabowo adalah sosok yang kuat yang tidak bisa diintervensi oleh siapapun," ungkapnya.
Dia bilang, rakyat Indonesia memilih Prabowo karena mereka yakin Menteri Pertahanan itu mampu memimpin Indonesia dengan baik. Juga, mampu membawa Indonesia menjadi negara maju, adil, dan sejahtera.
"Presiden Jokowi juga pernah mengatakan kepada saya dalam 2 kali pertemuan di Bogor 2 April 2024 dan di Balikpapan 4 Agustus 2024, bahwa beliau tidak mau menitip nama-nama menteri kepada Pak Prabowo karena Presiden Jokowi sangat menghormati hak prerogatif Presiden Prabowo," jelas dia.
"Bila ada isu Pak Jokowi mengintervensi Pak Prabowo dan mengatur-atur Presiden terpilih, itu sangat tidak benar. Itu sengaja ditiupkan untuk mengadudomba Pak Jokowi dan Pak Prabowo, juga untuk mendiskreditkan Pak Jokowi seolah-olah masih ingin berebut pengaruh dan masih ingin berkuasa," pungkas Silfester.
Baca juga : Jokowi Kenalkan Presiden Terpilih Prabowo Kepada Paus Di Istana Merdeka
Sebelumnya, Presiden Jokowi tak mau ambil pusing mengenai rencana Presiden terpilih Prabowo Subianto, untuk membentuk 44 kementerian di pemerintahan mendatang. Atau bertambah 10 dari total kementerian saat ini, yang berjumlah 34.
Jokowi bilang, pertanyaan seperti itu sebaiknya ditanyakan langsung ke Prabowo. "Ditanyakan ke Presiden terpilih. Kok ditanyakan kepada saya," kata Jokowi, usai meninjau Gudang Bulog Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, seperti ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (26/9/2024).
"Ditanyakan ke Presiden terpilih. Itu hak prerogatif. Kewenangan di Presiden terpilih. Karena sudah diberi mandat, diberi amanah oleh rakyat ya," ungkap Kepala Negara.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya