Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Arfi Rafnialdi Usung Semangat Rengasdengklok Untuk Jadi Pemimpin Bersih
Senin, 30 September 2024 13:34 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Calon Wali Kota Bandung, Arfi Rafnialdi menekankan, pentingnya pemimpin yang bersih dalam Pilkada Kota Bandung. Hal itu merujuk pada semangat peristiwa Rengasdengklok.
Dalam kegiatan bertajuk Rengasdengklok Project-Menculik Kepala Daerah, Arfi mengingatkan, bagaimana generasi muda di tahun 1945 mendesak Soekarno dan Mohammad Hatta untuk segera memproklamasikan kemerdekaan, sebuah aksi yang mencerminkan sense of urgency.
"Peristiwa Rengasdengklok adalah contoh nyata bagaimana pemuda mengambil langkah kedaruratan demi mencapai tujuan penting, yaitu kemerdekaan Indonesia. Semangat ini relevan di masa sekarang, terutama untuk menghadirkan pemimpin daerah yang bersih dan responsif," ujar Kang Arfi di acara yang digelar di Bagi Kopi, Kota Bandung, Minggu (29/9/2024).
Baca juga : Kaesang Ingatkan Pentingnya Komitmen Pemimpin Wujudkan Toleransi
Menurut Arfi, urgensi mencari pemimpin yang bersih tak lepas dari banyaknya kasus kepala daerah yang tersangkut korupsi dan gratifikasi. Ia berharap, generasi muda Bandung dapat memanfaatkan akses informasi untuk mencermati visi dan misi pasangan calon, demi memastikan kota dipimpin oleh sosok yang bersih dan berintegritas.
Dalam kesempatan itu, Arfi menegaskan, komitmennya bersama calon Wakil Wali Kota Bandung Yena Iskandar Ma'soem untuk menjadi pemimpin yang turun langsung ke masyarakat dan mendengarkan permasalahan mereka. Salah satu masalah yang kerap muncul dari dialog dengan warga adalah praktik rentenir atau bank emok, yang membebani masyarakat kecil.
Sebagai solusi, pasangan Arfi-Yena mengusulkan program Kredit Murah Anti Bank Emok, yang bertujuan menyediakan akses modal usaha yang lebih aman dan terjangkau bagi masyarakat. "Pemimpin harus memahami kondisi keseharian warga, bukan sekadar membaca laporan. Kredit murah ini menjadi salah satu upaya kami untuk mengatasi jeratan bank emok yang menyulitkan masyarakat," jelas Kang Arfi.
Baca juga : FWD Group Perpanjang Kemitraan Dengan INSEAD Untuk Agency Leaders
Selain mengatasi masalah rentenir, pasangan Arfi-Yena juga membawa visi keterbukaan dan kolaborasi, termasuk dengan generasi muda. Mereka percaya bahwa dengan kolaborasi yang baik, Kota Bandung dapat lebih optimal memanfaatkan sumber daya intelektualnya.
Arfi juga menyampaikan beberapa program percepatan (quick wins), di antaranya: dana PIPPK 150 juta per tahun untuk pemerataan pembangunan di tingkat RW, penerangan jalan umum untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman, dan konseling gratis di ruang nyaman untuk meningkatkan akses kesehatan mental bagi masyarakat Bandung.
"Kami ingin menghadirkan pemimpin yang bersih, turun langsung, mendengarkan, dan berkolaborasi dengan masyarakat. Dengan memenuhi poin-poin ini, kami yakin Bandung bisa menjadi kota yang lebih baik dan optimal," ujar Kang Arfi, yang mendapat respons positif dari hadirin.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya