Dark/Light Mode

Moeldoko Apresiasi Kerja TNI-Polri Dalam Pemberantasan Mafia Tanah

Rabu, 2 Oktober 2024 14:55 WIB
Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Dr. Moeldoko pada Penyerahan Penghargaan kepada Tim Penyelesaian Permasalahan Tanah Banjar Kalimantan Selatan di Gedung Bina Graha, Jakarta, Rabu (2/10).
Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Dr. Moeldoko pada Penyerahan Penghargaan kepada Tim Penyelesaian Permasalahan Tanah Banjar Kalimantan Selatan di Gedung Bina Graha, Jakarta, Rabu (2/10).

RM.id  Rakyat Merdeka - Moeldoko menyampaikan apresiasi atas sinergi TNI dan Polri dalam penanganan mafia tanah di Kalimantan Selatan. 

Hal ini disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat Penyerahan Penghargaan kepada Tim Penyelesaian Permasalahan Tanah Banjar Kalimantan Selatan di Gedung Bina Graha, Jakarta, Rabu (2/10).

“Saya berterimakasih dan mengapresiasi para petugas di lapangan. Saya ingatkan kalau penanganan mafia tanah itu program Pemerintah pusat,” ungkap Moeldoko.

Baca juga : Tahun Ini, Kerja Sama Perbatasan RI-PNG Dikokohkan

Pimpinan KSP ini menilai,  sinergi dari kedua institusi ini telah menunjukkan komitmen yang tinggi dalam melindungi hak-hak masyarakat atas tanah dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. 

Upaya ini, lanjut Moeldoko menunjukkan bahwa negara hadir dalam memberantas praktik-praktik mafia tanah yang merugikan masyarakat. 

“Sinergi Polri TNI menjadi model penanganan yang baik,” lanjut Moeldoko.

Baca juga : Menperin Apresiasi Penerapan Industri Hijau Di Petrokimia Gresik

Panglima TNI 2013-2015 ini menekankan,  pada pentingnya melindungi hak-hak masyarakat, terutama yang menjadi korban ketidakadilan yang dilakukan oleh mafia tanah.

“Banyak rakyat yang menjadi korban, harus diperhatikan betul soal itu. KSP menerima ribuan aduan dari masyarakat yang melaporkan konflik tanah. Perlu kita perhatikan betul perjuangan haknya,” tegas Moeldoko.

Pada kesempatan ini, Moeldoko menyerahkan penghargaan kepada 24 orang dari satuan TNI dan Polri yang telah bersinergi dalam menangani mafia tanah di Kalimantan Selatan. Penerima piagam penghargaan ini terdiri dari 10 anggota TNI dan 14 anggota Polri.

Baca juga : IDeaward 2024, Ajang Apresiasi Kreativitas dan Inovasi Anak Bangsa

Sebagai informasi, hingga Mei 2023, KSP telah menerima total 1.385 kasus atau aduan permasalahan agraria, dengan rincian 716 aduan berkaitan dengan Kementerian ATR/BPN, 359 aduan berkaitan dengan Kementerian BUMN dan 244 aduan berkaitan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.