Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gandeng 2 Lembaga Pendidikan Internasional, HighScope Indonesia Institute Transformasi Jadi Redea Institute
Rabu, 2 Oktober 2024 21:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menandai babak baru dalam dunia pendidikan Indonesia, HighScope Indonesia Institute secara resmi berganti nama menjadi Redea Institute.
Nama baru lembaga pendidikan yang terletak di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan ini mulai mengudara pada Rabu (2/10/2024).
Pendiri sekaligus Presiden Direktur Redea Institute Antarina S. F. Amir mengatakan, perubahan nama yang dilakukan lembaganya bukan tanpa alasan. Melainkan sudah dipikir masak-masak.
"Jadi bukan sekadar rebranding, tapi langkah strategis untuk memperluas akses dan peluang bagi siswa di Indonesia," kata Antarina dalam konferensi pers di Redea Institute, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (2/10/2024).
Antarina mengungkapkan, Redea Institute akan mengkombinasikan nilai-nilai lokal dengan kesempatan global.
Tujuannya ntuk membawa visi pendidikan yang lebih luas. Juga, mengedepankan karya dan kontribusi Indonesia, sambil tetap menjaga komitmen terhadap kualitas pendidikan yang telah dikenal selama lebih dari dua dekade.
"Kami telah berkembang melampaui apa yang pernah didukung oleh HighScope Indonesia Institute, dan Redea Institute hadir untuk memberikan manfaat lebih bagi siswa, keluarga, dan seluruh pemangku kepentingan," tambah Antarina.
Baca juga : Garuda Muda Jaga Konsistensi
Sebagai bagian dari transformasi, Redea Institute juga mengumumkan kemitraan strategis dengan dua lembaga pendidikan internasional terkemuka:
Center For Excellence (CFE) at New Tech High School (NTHS) di Napa-California, yang merupakan program dari Friends of New Tech (FONT), dan PEN (Practice Enterprise Network) Worldwide.
Kerja sama ini memungkinkan siswa untuk terhubung dengan jaringan global yang lebih luas serta mengakses metode pembelajaran berbasis proyek dan pengalaman kewirausahaan yang relevan dengan dunia kerja.
Redea Institute juga memperluas fokusnya dengan tidak hanya menawarkan program pendidikan bagi anak-anak usia dini hingga tingkat SMA, tetapi juga berbagai inisiatif penelitian, pengembangan bisnis, publikasi ilmiah, serta program pelatihan bagi para pendidik.
"Langkah ini bertujuan untuk membangun ekosistem pendidikan yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia, serta memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan global," ungkap Antarina.
Di kesempatan sama, Direktur Center for Excellence di New Tech High School (NTHS), Napa, California, Aaron Eisberg mengatakan, Redea Institute merupakan pintu masuk kemitraan baru antara New Tech High School dan pendidikan di Indonesia.
Pihaknya sangat senang dengan kolaborasi ini, harapannya, kolaborasi ini akan melahirkan generasi muda yang bisa menaklukan tantangan global.
Baca juga : Jokowi Resmikan Smelter Bauksit, Indonesia Makin Mantap Jadi Negara Industri
“Kami sangat bersemangat untuk berkolaborasi dengan Redea dalam membangun generasi pemimpin masa depan yang siap menghadapi tantangan global dengan keterampilan abad ke-21,” ucapnya.
Adapun New Tech High School (NTHS) Napa-California dikenal sebagai pusat inovasi dalam pembelajaran berbasis proyek, dengan fokus pada pengembangan keterampilan abad ke-21 seperti kreativitas, kolaborasi, dan pemecahan masalah.
Sementara itu, PEN (Practice Enterprise Network) Worldwide menawarkan pendekatan praktis yang mempersiapkan siswa untuk menghadapi dunia nyata melalui pengalaman kewirausahaan langsung.
Kemitraan ini memungkinkan Redea Institute untuk memberikan pengalaman pendidikan yang terhubung secara global, namun tetap berpijak pada kebutuhan lokal.
Dalam kesempatan itu, Diplomat RI yang pernah bertugas di New York dan Jenewa, Switzerland Dian Triansyah Djani mengatakan, kehadiran Redea Institute merupakan bukti nyata bahwa Indonesia mampu membuat sistem pendidikan dengan kualitas jempolan, Redea Institute kata dia adalah tanda bahwa pendidikan Indonesia bisa bersaing dengan pendidikan di level internasional.
"Saya sangat bangga dengan kehadiran Redea Institute. Ini menunjukkan bahwa Indonesia mampu menghadirkan pendidikan berkualitas global yang tak hanya diakui di dalam negeri, tapi juga dapat menjadi model bagi negara-negara lain," ujarnya.
Menurutnya, Redea Institute menjadi bukti nyata bahwa Indonesia bisa bersaing di kancah internasional.
Baca juga : Jelang Akhir Jabatan, Menkop Dorong Transformasi Dan Restrukturisasi UMKM
Sementara itu, Choky Sitohang selaku perwakilan orang tua siswa, mengatakan dirinya dan seluruh orangtua wali murid lainnya menaruh kepercayaan penuh pada Redea Institute.
Baginya ini adalah lembaga pendidikan dengan kualitas yang dapat bersaing dengan lembaga pendidikan Interenasional lainnya.
“Sebagai orangtua, saya percaya pada kepemimpinan Ibu Antarina karena beliau selalu mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak-anak kami," ujar Choky.
Menurutnya, peluncuran Redea Institute adalah langkah besar yang semakin memperkuat komitmennya dalam memberikan pendidikan berkualitas tinggi dan berkarakter bagi generasi mendatang.
"Saya sangat senang anak-anak saya bersekolah di lembaga yang dipimpin oleh Redea Institute,” tuturnya.
Sekadar informasi, saat ini Redea Institute memiliki lebih dari 4000 siswa pada program prasekolah hingga SMA.
Redea Institute berkomitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas tinggi yang tidak hanya berfokus pada aspek akademis, tetapi juga pengembangan karakter dan keterampilan abad ke- 21.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya