Dark/Light Mode

Rakornas PKB, Prabowo Bicara Kekuatan Bangsa Harus Kompak & Bersatu

Kamis, 10 Oktober 2024 22:20 WIB
Menhan, Prabowo Subianto menghadiri acara Forum Legislator PKB yang digelar di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (10/10).
Menhan, Prabowo Subianto menghadiri acara Forum Legislator PKB yang digelar di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (10/10).

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden terpilih, Prabowo Subianto mengajak seluruh kekuatan elemen bangsa untuk kompak dan bersatu dalam membangun Indonesia. 

Ajakan itu dikatakan Prabowo saat menghadiri acara 'Forum Legislator PKB' yang digelar di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (10/10).

Dalam sambutannya, Prabowo mengaku, bahagia dapat diundang pada acara 'Forum Legislator PKB. Ia berkeinginan acara ini menjdi momen untuk menghimpun seluruh kekuatan bangsa Indonesia untuk bersatu dan kompak dalam membangun Indonesia.

Baca juga : Lahirkan 432 Badan Usaha, Pesantren Bisa Jadi Kekuatan Baru Ekonomi Bangsa

Selaras dengan hal tersebut, Prabowo juga meyakini bahwa kekompakan dan kebersamaan tersebut dapat tercipta di antara dirinya dengan PKB, meskipun saat Pilpres 2024, keduanya tidak berada dalam barisan yang sama.

“Walaupun dalam pemilihan yang lalu PKB mendukung yang lain, tapi saya mengatakan dari awal, saya yakin pada saatnya PKB akan kembali mendukung saya, benar? Saya yakin bahwa PKB akan bersama saya membangun bangsa ini,” ungkap Prabowo.

Ia lantas mengajak semua pihak untuk menghormati setiap perbedaan yang ada dan mensyukurinya sebagai bagian dari keberagaman di Indonesia. 

Baca juga : BNI dan Kenangan Emosional Prabowo: Warisan Keluarga yang Terus Berlanjut

Prabowo kemudian mencontohkan bagaimana Koalisi Indonesia Maju (KIM) memiliki arah yang berbeda saat Pilkada namun masih tetap bisa saling menghargai.

“Dengan KIM yang lain, ada di mana (saatnya) kita bergabung dan ada di mana (saatnya) kita bersaing. Kita sama Golkar bersaing di Banten, tidak ada masalah. Kita di Jawa Barat juga bersaing sama PKS. Di Jawa Tengah sama PKB kita gabung, ya tidak ada masalah karena kita harus percaya bahwa semua partai di Indonesia, semua hatinya adalah bangsa Indonesia, hatinya adalah merah putih,” jelas dia.

Demokrasi di Indonesia, lanjut Prabowo, memiliki kekhasan tersendiri. Untuk itu, ia mengimbau semua pihak untuk tidak mengikuti negara lain, di mana jika terdapat perbedaan maka bermusuhan. 

Baca juga : Prabowo Gagas Becak Listrik Untuk Perkuat Ekonomi Rakyat & Pariwisata

“Kita tidak usah ikut-ikut negara lain. Kalau sudah oposisi, musuhan. Kalau sudah berbeda, tidak mau lihat-lihatan. Buktinya saya mau datang ke sini. Saya tadi terima tamu resmi dari luar negeri dan pakai jas, tahu-tahu ada acara ini jadi saya ganti hanya dasinya, karena NU  ganti hijau,” jelas Prabowo.

Selanjutnya, sebagai bangsa yang besar, seluruh elemen bangsa dan masyarakat Indonesia harus mampu menghargai setiap perbedaan dan tidak boleh memiliki kebiasaan caci maki. Hal tersebut, menurut Prabowo tidak baik dan bahkan tidak diajarkan oleh agama manapun.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.