Dark/Light Mode

DPD Apresiasi Prabowo-Gibran Libatkan Tokoh Daerah Di Pemerintahan Baru

Rabu, 16 Oktober 2024 11:27 WIB
Senator dari Sulsel Andi Abdul Waris Halid. (Foto: Ist)
Senator dari Sulsel Andi Abdul Waris Halid. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mengapresiasi Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang memanggil sejumlah tokoh daerah termasuk di antaranya Ketua DPD RI Sultan Bahtiar Najamudin untuk memperkuat kabinet di Pemerintahan mendatang. 

"Tampaknya Pak Prabowo sangat peduli dengan pembangunan daerah sehingga banyak tokoh daerah yang dipanggil untuk memperkuat pemerintahannya," kata Senator dari Sulsel Andi Abdul Waris Halid dalam keterangannya, Rabu (16/10/2024).

Sejumlah tokoh daerah yang dipanggil presiden terpilih Prabowo Subianto ke kediamannya Jl. Kertanegara, Jakarta, 15-16 Oktober lalu, di antaranya: 1. Sultan Bahtiar Najamudin (Bengkulu); 2. Wihaji (mantan Bupati Batang); 3. Maman Abdurrahman (Golkar, Kalbar); 4. Ribka Haluk (Pj. Gubernur Papua Tengah); 5. Sulaiman Umar (Kalsel); dan 6. Fauzan (eks Rektor Universitas Muhammadya Malang).

Selain mereka juga ada tokoh daerah yang ikut dipanggil Prabowo namun sebagai representasi kepentingan pusat seperti Amran Sulaiman dan Supratman Andi Agtas (Sulsel), atau Natalius Pigai (Papua).

Baca juga : Menghadap Prabowo, Anis Matta Dan Arrmanatha Nasir Diminta Jadi Wamenlu

Andi Abdul Waris Halid berharap dengan banyaknya tokoh daerah yang dipanggil presiden terpilih Prabowo Subianto itu akan memperkuat pembangunan daerah, meratakan pertumbuhan ekonomi, dan menghilangkan kesan Jawa Sentris.

Langsung Gaspol

Mengenai banyaknya tokoh dari beragam latar belakang yang diminta memperkuat pemerintahan mendatang, senator asal Sulsel itu menduga Prabowo tidak ingin ada gangguan teknis di awal masa kerjanya.

"Artinya Prabowo ingin kendaraan langsung jalan untuk menjalankan program," kata Andi Abdul Waris Halid.

Baca juga : Prabowo Dan Gibran Temui Jokowi Di Solo, Ada Apa Ya?

Ia berkeyakinan pemanggilan yang dilakukan oleh Prabowo  menunjukkan jika presiden terpilih 2024-2029 itu tidak ingin ada gangguan teknis di awal periode kepemimpinannya.

Sebagaimana diketahui para calon pejabat setingkat menteri, wakil menteri, kepala badan, hungga utusan khusus yang dipanggil Prabowo ke kediamannya di Kertanegara, Jakarta, Senin (14/10/2024) dan Selasa (15/10/2024) terdapat wakil dari partai politik pendukung Koalisi Indonesia Maju termasuk partai yang baru bergabung, relawan, profesional, akademisi, tokoh daerah,  Ormas-Ormas yang berpengaruh di tanah air, termasuk dari kabinet pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Abdi Abdul Waris Halid hal itu sengaja dilakukan Prabowo untuk memudahkan kerja kabinet pemerintahan yang dipimpinnya.

"Prabowo tampak sengaja mengakomodasi semua kelompok dan partai dalam barisan kabinet dan tim kerja," ungkap Abdul Waris Halid.

Baca juga : Kopdaran Dukung Prabowo-Gibran Pilih Orang Kompeten Di Kabinet

Ia berharap kabinet bisa leluasa bergerak karena Prabowo sudah memininalisir kemungkinan munculnya gangguan teknis berupa ketidak puasan dari kelompok-kelompok masyarakat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.