Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Resmi Jadi Gubernur Lemhannas, Ini Profil TB Ace Hasan Syadzily
Selasa, 22 Oktober 2024 14:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - TB Ace Hasan Syadzily resmi menjadi Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) usai dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Selasa (21/10).
Pengangkatan Ace berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 146/P Tahun 2024 tentang Pengangkatan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional RI.
Dalam pelantikan tersebut, Gubernur Lemhanas diberikan hak keuangan dan administrasi setingkat menteri.
Dengan nama lengkap Tubagus Ace Hasan Syadzily, Ace adalah anggota DPR RI dan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat.
Ace lahir di Pandeglang Banten 19 September 1976 dari pasangan KH Tb A. Rafei Ali dan Hj Siti Sutihat.
Dibesarkan dalam tradisi Pesantren yang kental dan aktivitas politik yang sangat kuat. Ayahnya seorang Pengasuh Pondok Pesantren Annizhomiyyah Pandeglang, Banten & pernah menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten.
Baca juga : Resmi Jadi Mendikdasmen 2024-2029, Ini Pemikiran Abdul Mu'ti
Ace menyelesaikan sekolah dasarnya di Labuan, melanjutkan pendidikan pada Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya dan Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta.
Pada tahun 1994 melanjutkan pendidikan Strata Satu (S1) pada Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.
Tahun 2001 melanjutkan Pendidikan S2 bidang Antropologi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia yang diselesaikannya pada tahun 2004. Tahun 2010 melanjutkan studi S3 bidang Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik (FISIP) Universitas Padjadjaran, Bandung, yang diselesaikannya tahun 2014.
Aktivitas berorganisasinya ditempa sejak menginjak Sekolah Menengah di Pesantren dan masa kuliahnya. Semasa kuliah tercatat menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bahasa dan Sastra Arab UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 1995-1997.
Ace juga menjabat Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Adab UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 1997-1988 dan menjadi Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 1998-2000.
Ditempa secara intelektual di lingkungan kelompok studi Forum Mahasiswa Ciputat (FORMACI) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat.
Baca juga : Ditunjuk Lagi Jadi Menperin, Ini Profil Agus Gumiwang Kartasasmita
Semasa mahasiswa, selain studi keislaman, di kelompok studi ini minat studi Filsafat dan Ilmu Sosial & ilmu Politik terus digali. Tahun 1998, terlibat aktif dalam gerakan mahasiswa 98 dengan menggalang gerakan mahasiswa 98 bersama aktivis gerakan mahasiswa lainnya.
Semasa kuliah juga aktif terlibat sebagai peneliti lapangan di beberapa lembaga riset. Salah satunya LP3ES, LSAF (lembaga studi Agama dan Filsafat), HP2M dan mengajar asisten dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.
Tahun 1999, di tengah euphoria reformasi, terlibat aktif dalam lembaga kajian yang didirikan para akademisi Ciputat semisal Prof Azyumardi Azra, yaitu Indonesian Institute for Civil Society (INCIS). Lembaga ini melakukan riset tentang Civil Society dan melakukan advokasi dengan dukungan lembaga-lembaga internasional seperti USAID, TIFA Foundation dan lain-lain.
Dalam organisasi kepemudaan, Ace pernah menjadi Ketua Pengurus Pusat Gerakan Pemuda ANSOR di bawah Kepemimpinan Nusron Wahid. Selain itu, Ace juga pernah menjadi Ketua bidang Pemuda Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) tahun 2010-2015. Tercatat sebagai Pengurus GEMA MKGR sebagai Ketua.
Awal mula aktif sebagai aktivis Partai Golkar, Ace terlibat aktif sebagai Anggota Pokja Hubungan Luar Negeri di bawah koordinasi Ketua bidang Hubungan Luar Negeri, Agus Gumiwang Kartasasmita.
Tahun 2007 masuk dalam jajaran kepengurusan DPP Partai Golkar sebagai Departemen Keagamaan di bawah kepemimpinan Ketua Umum Jusuf Kalla yang juga Wakil Presiden RI. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Aburizal Bakrie (2009-2014), Ace tercatat menjadi Pengurus DPP Partai GOLKAR pada Departemen Kerjasama dengan ORMAS. Tahun 2012 terjadi revitalisasi dalam kepengurusan Partai GOLKAR dan Ace dipromosikan menjadi Wakil Sekretaris Jenderal.
Baca juga : Sah Jadi Pj Gubernur Jakarta, Teguh Siap Sukseskan Pelantikan Presiden Dan Pilgub
Pengalaman sebagai Anggota DPR RI dimulai pada tahun 2013 dimana Ace masuk sebagai anggota DPR RI pengganti antar waktu. Ace duduk sebagai Anggota Komisi VIII yang membidangi Agama dan Sosial.
Dalam tugasnya sebagai Anggota Parlemen tersebut Ace terlibat aktif dalam pembahasan UU Jaminan Produk Halal, revisi UU Perlindungan Anak, UU Pengelolaan Keuangan Haji, UU Desa dan lain-lain.
Tahun 2016, Ace kembali masuk sebagai Anggota DPR/MPR RI Fraksi Partai GOLKAR menggantikan Andika Hazrumi yang terpilih menjadi Wakil Gubernur Banten.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya