Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pj Gubernur Kaltim Sebut Lahan Eks Tambang Masih Sangat Produktif, Bisa Dikembangkan Lagi
Senin, 23 September 2024 18:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik menegaskan bahwa lahan eks tambang masih sangat produktif jika dikelola dengan baik.
Hal itu disampaikan Akmal Malik usai meninjau lahan eks tambang PT Multi Harapan Utama (MHU) di Desa Jonggon Jaya, Kecamatan Loakulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim, Senin (23/9/2024).
"Saya lihat langkah-langkah di sini sangat bagus. Ternyata, lahan eks tambang itu produktif kok. Tinggal lagi ide-ide produktif untuk mendukungnya," kata Pj Gubernur Akmal Malik.
Areal pertama yang dikunjungi Akmal adalah peternakan rusa. Di sini, Akmal minta agar PT MHU dan Forum Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Minerba ikut berkontribusi signifikan dalam pelestarian Rusa Sambar, yang merupakan endemik Kaltim yang hampir punah.
Baca juga : Bantah KPK, Jubir Kaesang Pastikan Penumpang Jet Pribadi 8, Bukan 4 Orang
Areal kedua yang dikunjungi adalah Kawasan Edu-Agro-Wisata di areal pascatambang PT MHU.
Areal ini akan menjadi lokasi pendidikan pelajar dan mahasiswa untuk peduli lingkungan sejak dini.
Program ini merupakan kerja sama PT MHU, Unikarta dan Bramasta Sakti.
Akmal mengaku saat ini pihaknya tengah menyiapkan peraturan gubernur untuk mengatur kewajiban menanam minimal satu pohon satu pelajar atau mahasiswa.
Baca juga : KPK Sebut Teman Kaesang Yang Jet Pribadinya Ditebengin Berinisial Y
"Kita harus menanamkan kepedulian itu sejak dini. Mulai sekolah dasar. Makanya, saya minta koordinasi juga ke kabupaten dan kota karena kewenangan pendidikan dasar ada di sana," beber Akmal.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke areal pengembangan jagung kerja sama MHU, Bramasta Sakti dan Politani Samarinda. Pj Akmal juga sempat berbincang dengan para mahasiswa yang sedang magang di sana.
Pj Gubernur Akmal Malik juga meninjau areal penanaman rumput odot seluas 13 hektare masih di kawasan pasca tambang PT MHU.
Dia menyarankan agar petani tidak hanya menjual rumput mentah, tapi mengolahnya menjadi produk olahan yang telah dicacah dan dipersentasikan, sehingga harga akan menjadi jauh lebih mahal.
Baca juga : KPK Sebut Kaesang Datang Untuk Laporkan Gratifikasi
"Sebulan petani bisa jual Rp 50 juta. Kalau diolah lagi, mereka bisa jual tiga kali lipat. Bisa sampai Rp 150 juta," ujar Akmal.
Kunjungan diakhiri dengan meninjau lokasi peternakan sapi di areal Miniranch Bramasta Sakti MHU. Sebelumnya, Pj Gubernur Akmal Malik melantik Forum Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Minerba 2024-2027.
Kepada jajaran Forum PPM Minerba Pj Gubernur Akmal Malik berpesan agar forum tersebut bisa membantu pemerintah dan masyarakat membangun lahan pasca tambang yang berkelanjutan.
"Berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat. Memperkuat hubungan baik dan menjadi jembatan antara pemerintah dan perusahaan," pungkas Akmal.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya