Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
KPK Nyatakan Penggunaan Private Jet Kaesang Bukan Gratifikasi
Jumat, 1 November 2024 18:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan, laporan terkait penggunaan jet pribadi oleh Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep, bukan gratifikasi.
Keputusan itu berdasarkan hasil analisa Kedeputian Pencegahan dan Monitoring KPK.
“Kedeputian Pencegahan yang berwenang selama ini memutuskan memberikan nota dinas kepada pimpinan apakah gratifikasi atau tidak,” ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (1/11/2024).
Dia mengatakan, dari analisis Kedeputian Pencegahan dan Monitoring KPK itu, Kaesang dinyatakan bukan penyelenggara negara.
Baca juga : Pengembangan Jargas Bisa Kurangi Beban Subsidi
Selain itu, Kaesang juga sudah dewasa dan terpisah dengan orangtua. Karena itu, komisi antirasuah menilai, segala perilaku dan tindakannya tidak terkait lagi dengan sang ayah, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
“Kedeputian Pencegahan tidak dapat memutuskan atau menyampaikan ini bukan gratifikasi,” tuturnya.
Kaesang sendiri telah menyampaikan laporan penerimaan fasilitas jet pribadi tersebut kepada KPK.
Laporan dari Kaesang itu menjadi landasan bagi Kedeputian Pencegahan KPK untuk menganalisis.
Baca juga : Giant Sea Wall Akan Segera Dibangun
Dari laporan itu, Kedeputian Pencegahan menentukan penggunaan jet pribadi Kaesang tersebut termasuk gratifikasi atau tidak.
Ghufron menyebut, ini bukan pertama kali KPK memutuskan tidak dapat menetapkan status gratifikasi atau bukan saat menerima laporan dugaan gratifikasi.
KPK juga pernah melakukan Hal yang sama terhadap laporan bahwa seorang dokter swasta yang menerima sesuatu dari pasien. Ada juga, laporan bahwa guru swasta menerima dari wali murid.
"Kasus seperti ini KPK sebelumnya telah menerima ada tiga kali," ungkap komisioner berlatar belakang akademisi ini.
Baca juga : Kongres Pemuda Kaltim Nyatakan Dukungan Untuk Isran Noor
Sebelumnya, Kaesang menyambangi Gedung Anti-Corruption Learning Center (ACLC) KPK, Jakarta, Selasa (17/9/2024).
Dia mengaku berinisiatif datang ke KPK untuk mengklarifikasi soal polemik perjalanannya ke Amerika Serikat (AS) bersama sang istri Erina Gudono memakai jet pribadi.
Kaesang menyatakan, dirinya bukan seorang penyelenggara dan pejabat negara.
"Saya mengklarifikasi mengenai perjalanan saya di tanggal 18 Agustus ke Amerika Serikat, yang menumpang atau bahas bekennya, nebeng lah, nebeng pesawatnya teman saya," ujarmya, kala itu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya