Dark/Light Mode

Oknum Komdigi Lindungi Situs Judol

Ketum DPP LDII Ingatkan Pentingnya Perhatikan Akhlak Saat Rekrut ASN

Rabu, 6 November 2024 22:31 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso mengingatkan, persoalan akhlak dalam perekrutan dan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN), harus menjadi perhatian Kabinet Merah Putih.

Menurutnya, Indonesia bisa maju bila aparaturnya berakhlak mulia tidak sekadar cerdas.

Hal itu ia sampaikan menanggapi dugaan keterlibatan pejabat Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam memberikan perlindungan terhadap situs judi online (judol) agar tak diblokir. Dari aktivitas hitam itu, mereka mendapat Rp 8,5 miliar per bulan.

“Mereka tahu judi online telah merusak ekonomi, merusak moral, dan mengakibatkan kerusakan dalam hubungan sosial kemasyarakatan. Tapi mereka tidak peduli dengan kehancuran moral bangsa, yang penting mereka untung,” ucap KH Chriswanto, Rabu (6/11/2024).

Ia mengingatkan kembali pentingnya pemerintah memberantas judol, mengingat korbannya beragam dari anak-anak, remaja hingga dewasa, pria maupun wanita. Dari rakyat kebanyakan, hingga pejabat.

Baca juga : HUT ke-79 TNI, Bamsoet Kembali Ingatkan Pentingnya Pembentukan Angkatan ke-4

“Yang paling bahaya adalah rusaknya generasi muda karena mereka rentan terhadap judi online. Ini menyebabkan patologi sosial, yang dampak kerusakannya berkepanjangan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan, dampak buruk judol bagi remaja sangat signifikan, mengingat masa remaja merupakan tahapan penting dalam pembentukan karakter dan cita-cita mereka sebagai manusia.

“Judi online sangat berpotensi menghancurkan masa depan mereka, sekaligus menjauhkan mereka dari pendidikan, serta merusak kualitas hidup dalam jangka panjang,” ingatnya.

Akibat judol, konflik sosial pun menjadi tinggi. Ia mencontohkan perilaku kriminal yang semakin nekat, dipicu kekalahan dari judol.

Ada juga masalah keuangan yang timbul dari hudol sering memicu konflik dalam keluarga dan lingkungan sosial.

Baca juga : Bamsoet Ingatkan Pentingnya Penguatan Kelembagaan MPR Periode Mendatang

Kasus kekerasan dalam rumah tangga atau perceraian dan bunuh diri akibat kecanduan judol kian meningkat, menunjukkan betapa seriusnya dampak sosial dari praktik ini.

“Belum lagi karena judi termasuk haram. Judi online adalah perbuatan haram dan dilarang oleh ajaran agama Islam," tegas Chriswanto.

Terkait mentalitas ASN Komdigi yang melindungi judol, ia mengingatkan kembali mengenai akhlak memegang peranan penting dalam rekrutmen dan pembinaan ASN.

“ASN yang berakhlak baik akan mengutamakan prinsip kejujuran, keadilan, dan transparansi dalam profesionalitasnya. ASN yang memiliki akhlak yang baik akan berusaha menjunjung tinggi integritasnya dalam menjalankan tugas,” papar KH Chriswanto.

Dengan memperhatikan akhlak, pemerintah dapat meminimalkan berbagai masalah akibat korupsi, kolusi, dan nepotisme yang dianggap merugikan bangsa Indonesia.

Baca juga : Beri Kuliah Sistem Politik di Unhan, Bamsoet Ingatkan Pentingnya Keamanan Kawasan

Menurut KH Chriswanto, aparatur yang berakhlak mulia tidak mudah tergoda untuk berbuat curang hanya karena memperkaya diri sendiri, karena mereka memahami dan menjunjung tinggi nilai-nilai moral dalam bekerja.

KH Chriswanto percaya, aparatur negara yang memiliki akhlak mulia dapat menunjukkan sikap ramah, empati, dan peduli terhadap masyarakat yang dilayaninya.

Dengan empati itulah, ASN yang berakhlak baik dapat menanggapi permasalahan dengan penuh pengertian, sehingga masyarakat merasa dihargai dan diperlakukan dengan adil.

Profesionalisme seorang ASN bukan hanya ditunjukkan melalui kecakapan teknis, tetapi juga melalui sikap dan karakter yang baik.

“Dengan akhlakul karimah itu, mereka bisa menjadi pribadi yang disiplin, berkomitmen pada pekerjaannya, sekaligus memiliki tanggung jawab yang tinggi,” tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.