Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bantu Disabilitas Sensorik Netra
Baznas Gelar Pelatihan Pengajar Al-Quran Braille Di Jakarta
Kamis, 7 November 2024 09:49 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menggelar program Training of Trainers (ToT) pengajar Al-Qur`an Braille bagi penyandang disabilitas sensorik netra, di Yayasan Pesantren Bina Insan Cendekia, Jakarta, Rabu (6/11/2024).
Pelatihan pengajar ToT Al-Qur`an Braille ini berlangsung pada 6-8 November 2024. Turut hadir membuka acara Kepala Divisi Program Pendidikan dan Dakwah Baznas Farid Septian, serta Ketua Yayasan Bina Insan Cendekia Jakarta Baharudin Noveriyanto.
Kepala Divisi Program Pendidikan dan Dakwah Baznas, Farid Septian mengatakan, program ini merupakan bagian dari keberpihakan Baznas untuk terus terlibat dalam memberikan fasillitas kepada penyandang disabilitas tunanetra untuk bisa mendapatkan akses terhadap pendidikan Al-Qur`an.
"Kita ingin berupaya memberikanan akses yang lebih kepada mereka agar tidak ada satu orang atau satu komunitas pun yang tertinggal dalam belajar tentang Al-Qur`an. Mudah-mudahan Allah mudahkan kita semua," kata Farid, dalam keterangannya, Rabu (6/11/2024).
Baca juga : BI Tekankan Kolaborasi Global Perkuat Peran Strategis Zakat Dan Wakaf
Farid menyampaikan, dana zakat yang dikelola Baznas tidak hanya didistribusikan dalam bentuk materi saja, tapi juga dalam bentuk spiritual. Misalnya dengan mengadakan program ToT ini untuk para sahabat tunanetra.
"Kita punya tugas besar untuk menghantarkan, untuk menjembatani kalam illahi yang luar biasa ini untuk kita sampaikan kepada orang lain bagaimana cara membacanya," ungkap Farid.
Terpisah, Pimpinan Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan menyampaikan, Baznas melalui program-programnya akan terus berupaya memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Tidak terkecuali kepada penyandang disabilitas dalam memperoleh pendidikan agama dan Al-Qur`an.
Baca juga : Komunitas Provokasi Gelar Teater Hanoman Mencari Cinta, Ini Jadwalnya
"Program ini telah berlangsung di 5 titik diseluruh Jabodetabek, dan kita juga telah melaksanakan TOT Al Quran Isyarat di 25 titik di 23 Provinsi di seluruh Indonesia, terakhir di Papua Barat," ujar Saidah.
Saidah berharap, dengan adanya program ToT ini Baznas bisa mencetak para tenaga pendidik Al-Qur`an Braille yang berkualitas bagi penyandang disabilitas tunanetra. Sehingga bisa mencetak generasi penghafal Al-Qur`an di kalangan penyandang disabilitas.
Sementara, Ketua Yayasan Bina Insan Cendekia Jakarta, Baharudin menyambut baik program ToT ini. Baharudin menyampaikan ucapan terima kasih karena kembali dipercaya Baznas untuk kembali berkolaborasi menghelat pelatihan bagi para pengajar Al-Qur`an Braille.
"Alhamdulillah kami dipercaya untuk kesekian kalinya oleh BAZNAS RI untuk melakukan kegiatan-kegiatan pendidikan dan dakwah Islam, perlu kami sampaikan bahwa ini adalah kegiatan kedua ToT pengajar Al-Qur`an Braille," kata Baharudin.
Baca juga : Cawalkot Cilegon Gelar Pelatihan Kompetensi Industri Bagi Puluhan Warga
Menurut Baharudin, para peserta pelatihan adalah guru-guru yang mengajar di sekolah luar biasa (SLB) yang berasal dari Jakarta, Depok, dan Bekasi.
"Jadi beliau-beliu ini para penuntut ilmu, semoga niat bapak ibu semua diterima Allah, dicatat dan menjadi pahala jariyah, pahala yang tidak terputus walaupun sudah meninggal dunia," ujar Baharudin.
Terakhir, Maskur berharap agar kegiatan pelatihan ini tidak hanya berhenti di peserta pelatihan melainkan diteruskan untuk diamalkan dan diajarkan kepada para siswa di SLB.
"Jadi ilmu dan pelatihan ini tidak hanya berhenti di bapak-ibu saja, tetapi juga mengajarkan ke siswa-siswanya, bila perlu orangtuaya juga minimal huruf hijaiyah. Jadi setelah mengajarkan anak-anak di sekolah, di rumah anak-anak juga bisa belajar dengan orang tuanya," pungkas Baharudin.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya