Dark/Light Mode

Apjati Pastikan Bidik Pasar Kerja Internasional Yang Komit Lindungi PMI

Selasa, 19 November 2024 16:20 WIB
Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) Ayub Basalamah. Foto: Istimewa
Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) Ayub Basalamah. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) Ayub Basalamah menyatakan pihaknya akan berupaya menyiapkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berkualitas untuk dikirim ke negara penempatan.

"Sebagai mitra strategis Pemerintah, Apjati akan memberikan segalanya yang kita miliki untuk kemajuan Indonesia," kata Ayub dalam acara Musyawarah Nasional Apjati di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta, Selasa (19/11/2024).

Menurut Ayub, persaingan kerja di luar negeri semakin kompleks. Berbagai negara berlomba-lomba mengirim tenaga kerjanya untuk bekerja di luar negeri.

Baca juga : Gedung Kantor PERURI Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya Nasional Dari Kemenbud

"Apjati mendorong seluruh Perusahaan Penyalur Pekerja Migran Indonesia (P3MI) untuk mencari pasar kerja internasional yang mengedepankan perlindungan PMI," ungkap Ayub.

Dia juga memastikan Apjati akan bekerja secara profesional. Caranya dengan ikut membantu langkah Pemerintah menyisir perusahaan penyalur PMI non-prosedural.

"100 persen anggota Apjati memiliki kantor yang memadai, kemudian memiliki balai latihan berkualitas, kita juga punya sistem yang memadai sehingga ini jadi komponen terintegrasi yang baik," ucap dia.

Baca juga : Pimpinan Kemenag Tegaskan Komitmen Lebih Melayani Umat

Di kesempatan sama, Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla berharap kepada Apjati memegang janjinya yang akan berupaya menyiapkan tenaga kerja berkualitas.

Mengingat, PMI merupakan aset yang dapat membantu meningkatkan pendapatan negara.

"Kita sudah bersepakat, PMI bukan hanya sebagai pahlawan devisa, tapi lebih dari itu. Mereka adalah duta Indonesia yang menjaga kehormatan dan martabat bangsa," sebut Wamen Dzulfikar.

Baca juga : Jakarta Jadi Tuan Rumah Konferensi Vegan Internasional Ke-12

Dzulfikar juga mengingatkan kepada pengurus Apjati untuk menertibkan anggotanya yang tidak profesional dalam bekerja.

"Keinginan kita ke depan ketika ada perusahaan penyalur yang cuma punya cap stempel, tentu kita akan tertibkan semacam langkah lanjutan. Sebab, fungsi kelembagaan kita sudah menjadi regulator," tegas Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah itu. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :