Dark/Light Mode

Rawan Ditunggangi, CIE Cium Aroma Penumpang Gelap Demo Hari HAM

Senin, 9 Desember 2024 09:51 WIB
Sejumlah aktivis menggelar peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia di CFD, Bundaran HI, Minggu (8/12/2024). Foto: Antara
Sejumlah aktivis menggelar peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia di CFD, Bundaran HI, Minggu (8/12/2024). Foto: Antara

RM.id  Rakyat Merdeka - Peneliti dan pengamat dari Centre for Islamic and Ethnic Studies (CIE), Muhammad Chaerul meminta semua pihak agar tidak terprovokasi dan mewaspadai dengan adanya gerakan aksi peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia yang jatuh pada 10 Desember besok.

Kata dia, gerakan demo hari HAM itu berpotensi ditunggangi oleh pihak tertentu untuk mendeskreditkan institusi Polri.

"Saya mencium aroma tak sedap. Ada dugaan pihak-pihak yang menunggangi isu tersebut untuk mendeskreditkan institusi Polri. Apalagi saat ini berembus kencang wacana agar Polri dikembalikan ke TNI atau di bawah Kemendagri," tegas dia dalam keterangannya, Senin (9/12/2024).

Baca juga : Buktikan Komitmen Perlindungan, IFG Life Bayar Penuh Uang Pertanggungan Rp 1 M di Jambi

Dia melihat, tuntutan yang bakal disampaikan oleh beberapa kelompok tersebut menyinggung soal tingkah oknum Polisi yang saat ini mendapatkan sorotan publik.

"Sengaja ini digoreng agar penumpang gelapnya ini memanfaatkan isu tersebut untuk memuaskan tujuannya agar Polri di bawah TNI atau Kemendagri. Ujung-ujungnya arahnya ke situ," sambungnya.

Kendati demikian, dia menyakini bahwa masyarakat saat ini sudah cerdas dan pandai memilah antara isu tersebut ditunggangi atau murni.

Baca juga : Cerah Berawan Hingga Hujan Ringan, Ini Info BMKG Untuk Cuaca Tangerang Hari Ini

"Saya prediksi gerakan untuk mendeskreditkan Polri semakin masif. Salah satunya, gerakan aksi peringatan hari HAM kali ini. Tapi saya yakin rakyat sudah cerdas, tidak mau dibodoh-bodohin," tuturnya.

"Kasus yang sekarang terjadi pada Polisi juga sudah ditangani dengan baik dan diusut secara tuntas, transparan dan masyarakat bisa melakukan kritikan secara langsung," tambahnya.

Masih kata Chaerul, Polri saat ini masih memperlihatkan sikap tegas kepada anggota kepolisian yang terlibat masalah.

Baca juga : Pariwisata Di IKN Melonjak, Otorita Catat 5.000 Pengunjung Setiap Hari

"Justru ini membuktikan betapa kinerja Pak (Kapolri) Listyo Sigit bagus sekali. Kasus-kasus yang melibatkan oknum Polisi langsung ditindak cepat. Nggak ada yang ditutup-tutupi, justru ini bentuk nyata transformasi Polri yang dekat dengan rakyat," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.