Dark/Light Mode

Sespim Lemdiklat Polri Gelar Workshop Kesehatan Mental Bagi Siswa SPPK

Sabtu, 21 Desember 2024 13:57 WIB
Workshop Kesehatan Mental untuk Mewujudkan Anggota Polri Tangguh dan Keluarga Harmonis. Foto: Istimewa
Workshop Kesehatan Mental untuk Mewujudkan Anggota Polri Tangguh dan Keluarga Harmonis. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Ada hal yang berbeda pada saat Pembekalan Sekolah Pengembangan Profesi Kepolisian (SPPK) Angkatan I Tahun Ajaran 2024.

Melalui Kepala Sekretaris Pimpinan (Kasespim) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri Irjen Pol Dr Rudi Darmoko, Yayasan Kesehatan Mental Keluarga (YKMK) bersama Bening Psikologi meluncurkan program bertajuk "Workshop Kesehatan Mental untuk Mewujudkan Anggota Polri Tangguh dan Keluarga Harmonis".

Program ini merupakan bagian dari komitmen YKMK untuk mendukung kesehatan mental keluarga dan masyarakat.

Baca juga : UP PKB Jagakarsa Gelar Workshop Keselamatan Transportasi Jalan

Pembina YKMK Vily Rudi Darmoko mengatakan, keluarga merupakan kelompok sosial terkecil dalam masyarakat. Semua hal yang baik, lanjutnya, bersumber dari kondisi kesehatan mental keluarga yang baik.

"Melalui program dan pembekalan ini, kami berharap dapat lebih meningkatkan kinerja anggota Polri kedepannya. Kami meluncurkan program ini untuk membantu keluarga-keluarga yang mungkin sedang menghadapi masalah kesehatan mental atau ingin lebih meningkatkan lagi kualitas hidup mereka," ujar Vily, Sabtu (21/12/2924).

YKMK bersama Bening Psikologi menyampaikan tiga materi utama. Yakni, Pemahaman dasar mengenai Dunia Teknologi Pikiran (Mind Technology). Lalu, Pemahaman Teknik Dasar Menghilangkan Emosi Negatif melalui metode “Ultimate SBMS Emotional Freedom Techniques” USEFT.

Baca juga : Bear Brand Gelar Program Edukasi dan Cek Kesehatan Gratis

Dan ketiga, pemahaman Bahasa Kasih dan Praktek dalam meningkatkan kualitas keharmonisan Keluarga YKMK bersama Bening Psikologi juga besinergi dengan profesional kesehatan mental untuk memberikan pelayanan yang komprehensif.

"Kami berharap program ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan mental keluarga untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga di Indonesia," ujar Ketua YKMK Ludwina Marillyn Widiastrid.

Suasana ruangan menjadi haru saat Vily Rudi Darmoko menerapkan secara langsung penggunaan metode USEFT dalam membantu menghilangkan phobia akut terhadap kupu-kupu yang diderita oleh anggota Polwan lebih dari 15 tahun.

Baca juga : Gandeng IDI, Sido Muncul Natural Gelar Seminar Kesehatan di RS Ukrida

"Saya masih tidak percaya bahwa saya sembuh dari phobia ini, karena sebelumnya saya sangat takut dan phobia berat terhadap kupu-kupu, setelah menggunakan metode USEFT saya merasa tenang dan sekarang berani memegang kupu-kupu," ungkap Bripda Tansa Tresna yang merupakan anggota Polwan.

Kepala Bening Psikologi sekaligus founder SBMS Institute, Agus EH menyampaikan, kegiatan ini bukanlah yang pertama.

"Sebelumnya kami melaksanakan kegiatan serupa pada Polres Cilacap, Sespimma Lemdiklat Polri dan Polres Tangerang Selatan," ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.