Dark/Light Mode

Duka Vanuatu, Indonesia Kirimkan Bantuan Kemanusiaan

Sabtu, 28 Desember 2024 08:34 WIB
Pemerintah Indonesia mengirim bantuan kemanusiaan seberat 50,5 ton Untuk Korban Gempa di Vanuatu, Jumat (27/12) (Biro Infohan Setjen Kemhan)
Pemerintah Indonesia mengirim bantuan kemanusiaan seberat 50,5 ton Untuk Korban Gempa di Vanuatu, Jumat (27/12) (Biro Infohan Setjen Kemhan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Indonesia mengirim bantuan kemanusiaan seberat 50,5 ton untuk korban gempa di Vanuatu.

Bantuan tersebut, di antaranya tenda pengungsi, paket sembako, obat-obatan, selimut, dan matras. Selain itu, Pemerintah juga mengirimkan personel Medis, terdiri dari Dokter Spesialis, Dokter umum, Perawat, Apoteker, Logistik dan Admin.

Pelepasan bantuan kemanusiaan ini berlangsung di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (27/12).

Baca juga : Indonesia Kirim Bantuan Untuk Korban Gempa Vanuatu

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam sambutannya menyampaikan bahwa Presiden, Prabowo Subianto memberikan perhatian penuh terhadap berbagai kejadian bencana di dalam negeri. 

Namun demikian Presiden Prabowo juga tetap memberikan perhatian terhadap bencana alam yang terjadi di negara lain. Seperti yang diketahui saat ini banyak potensi bencana hidrometeorologi, hujan deras, tanah longsor dan juga erupsi serta kebakaran.

Ditambahkan Menko PMK, bahwa Presiden juga menitikberatkan kepada tim yang akan berangkat ke Vanuatu agar menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, bekerja sama baik dengan pemerintah Vanuatu.

Baca juga : Fadli Zon Ungkap Posisi Indonesia sebagai Peradaban Tertua Dunia

“Vanuatu adalah negara sahabat kita, dan penderitaan yang terjadi disana adalah keprihatinan kita juga,” ujar Pratikno.

Diketahui, gempa bumi yang mengguncang Vanuatu pada 17 Desember 2024 lalu, telah menyebabkan puluhan ribu orang terdampak, termasuk anak-anak dan penyandang disabilitas, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka.

Turut hadir dalam acara tersebut, yaitu Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin diwakili Dirjen Pothan Kemhan Mayjen TNI Piek Budyakto, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, Menteri Luar Negeri, Menteri Kesehatan dan perwakilan dari pejabat kementerian/lembaga, TNI, Polri, dan Komisi VIII DPR RI. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.