Dark/Light Mode

Pj Gubernur Akmal Malik Sebut Long Kali Bakal Jadi Sentra Buah Segar di Kaltim

Selasa, 31 Desember 2024 13:34 WIB
Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik (depan kiri) saat melakukan kunjungan ke Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Agribisnis Terpadu Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Minggu (29/12/2024). (Foto: Dok. Pemprov Kaltim)
Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik (depan kiri) saat melakukan kunjungan ke Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Agribisnis Terpadu Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Minggu (29/12/2024). (Foto: Dok. Pemprov Kaltim)

RM.id  Rakyat Merdeka - Selain dikenal memiliki hamparan sawit yang luas, Kecamatan Long Kali di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim) ternyata juga menyimpan potensi besar lainnya, yakni buah-buahan segar.

Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik melihat ini sebagai peluang besar yang harus didukung, sehingga manfaat ekonomi bisa lebih besar dinikmati petani dan masyarakat setempat.

"Semangka dan jambu ini rasanya manis. Saya yakin, Long Kali akan jadi salah satu sentra buah segar di Kaltim,” yakin Akmal Malik saat melakukan kunjungan ke Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Agribisnis Terpadu Kecamatan Long Kali, Minggu (29/12/2024).

Di Kawasan Paser Berbuah ini Pj Gubernur Akmal Malik melakukan panen dan menikmati buah-buahan segar di lokasi tersebut.

Melihat kualitas dan potensi besar Long Kali, Akmal sangat yakin daerah ini akan mampu menjadi sentra buah segar Kaltim.

Baca juga : Tanggul Laut Bisa Jadi Solusi Atasi Banjir Rob

Ia mengatakan siap memberi dukungan demi sukses pengembangan Long Kali sebagai sentra buah segar di Kaltim.

Langkah ini menurutnya sekaligus menjadi upaya mendukung program ketahanan pangan yang digaungkan Presiden RI Prabowo Subianto sejak awal memimpin Indonesia.

Akmal menyebutkan, bermacam buah segar dari Long Kali seperti jambu, semangka dan belimbing berjumlah sekitar 200 ton belum lama ini dikirim ke Jawa. Harganya relatif rendah.

Hal ini disayangkannya. Sebab seharusnya, hasil panen itu bisa dipasarkan di Kaltim, agar harganya relatif lebih tinggi.

"Jadi, perlu ada kolaborasi untuk mendukung pertanian ini. Ini bukan hanya urusan Dinas Pertanian," pesan Akmal.

Baca juga : Anindya: Malam Renungan Natal Kadin Jadi Momentum Kedamaian dan Cinta Kasih

Kolaborasi salah satunya bisa dilakukan melalui kerja sama dengan TP PKK dan sekolah-sekolah, pemerintah dan juga perusahaan-perusahaan.

"Jangan sampai semangka dijual ke Jawa dengan harga murah. Dari Jawa dijual kembali ke Kaltim dengan harga tinggi. Kan rugi begitu," ujar Akmal.

Ketua Gapoktan Agribisnis Terpadu Long Kali Rifianur mengaku senang dan bangga, karena produk pertanian mereka langsung dikunjungi dan dipromosikan oleh seorang gubernur.

"Insya Allah kami siap memberikan produk-produk yang terbaik," ucap Rifianur.

Areal yang dikunjungi Pj Gubernur Akmal Malik dan dikelola Rifianur dan petani lainnya seluas lima hektare menggunakan teknologi digital farming. Lahan tersebut dikelilingi kebun sawit.

Baca juga : Peran Timwas Intelijen Penting, Tapi Harus Jaga Rahasia Negara

Kunjungan diakhiri dengan penanaman bibit jambu kristal. Setelah berkunjung di Long Kali, Pj Gubernur Akmal Malik juga melakukan penanaman bibit pohon aren di sekitar Waduk Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

"Kenapa, kita tanam pohon aren? Karena aren mampu menyerap air lebih banyak dari pada tanaman lainnya," ungkap Akmal.

Selain menanam pohon, Akmal juga menebar bibit ikan nila sebanyak 5.000 ekor.

"Saya harap ini bisa dirawat bersama, sehingga bermanfaat bagi masyarakat," pungkas Akmal.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.