Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Rano Karno Siap Hadiri Penutupan Retret Di Akmil Magelang
Sabtu, 22 Februari 2025 16:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno memastikan akan menghadiri retret di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis (27/2/2025), bertepatan dengan penutupan acara tersebut.
"Saya memang diundang pada 27 Februari," kata Rano kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (22/2/2025).
Meski demikian, Rano mengakui instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, agar para kepala daerah dari partainya tidak mengikuti retret tersebut masih berlaku.
Baca juga : Fisik Oke, Bupati Safar Siap Gaspol Reatret Di Akmil Magelang
Rano membuka kemungkinan dirinya bersama Pramono Anung akan mengikuti retret gelombang kedua yang akan diadakan Kementerian Dalam Negeri.
"Mungkin, bisa saja. Ingat, sekali lagi surat (dari DPP) ini adalah menunda, bukan melarang. Kemarin teman-teman sudah ada di Yogyakarta, sudah ada di Magelang," kata Rano.
Sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menginstruksikan para kepala daerah yang diusung partainya untuk tidak menghadiri acara pembekalan atau retret yang dijadwalkan berlangsung pada 21–28 Februari 2025 di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.
Baca juga : PMO Kopi Dan Kakao Nusantara Hadirkan Center of Excellence Kakao Di Banyuwangi
Dalam surat resmi PDIP bernomor 7294/IN/DPP/II/2025 yang ditandatangani pada Kamis (20/2), Megawati meminta para kepala daerah dan wakilnya menunda keberangkatan mereka. Bagi yang sudah dalam perjalanan menuju Magelang, diminta untuk berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut dari Ketua Umum.
Instruksi tersebut dikeluarkan Megawati setelah mencermati dinamika politik nasional yang berkembang pada Kamis (20/2). Terutama setelah penahanan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto oleh KPK.
Megawati menegaskan seluruh kebijakan dan instruksi partai berada di bawah kendalinya sebagai Ketua Umum, sebagaimana diatur dalam Pasal 28 Ayat 1 AD/ART PDIP. Megawati juga menginstruksikan para kepala daerah PDIP untuk tetap berkomunikasi aktif dengan DPP PDIP guna mengikuti perkembangan politik nasional.
Baca juga : MK Putuskan Sengketa Pilkada Akhir Februari
"Tetap berada dalam komunikasi aktif dan stand by commander call," tegasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya