Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bamsoet Ajak Komunitas Otomotif Junjung Nilai-nilai Brotherhood dalam Jaga Persatuan
Minggu, 23 Februari 2025 14:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) menuturkan, komunitas otomotif memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Di tengah keragaman budaya, suku, agama, dan latar belakang sosial di Indonesia, nilai-nilai persaudaraan (brotherhood) yang dijunjung tinggi komunitas otomotif dapat menjadi perekat yang kuat.
Karena itu, kata Bamsoet, komunitas otomotif harus terus menerapkan nilai-nilai brotherhood tidak hanya untuk kepentingan komunitas, tetapi juga untuk kontribusi yang lebih besar bagi bangsa dan negara. Nilai-nilai brotherhood dalam komunitas otomotif memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Melalui solidaritas, kolaborasi, nasionalisme, dan aksi sosial, komunitas ini menunjukkan bahwa persatuan bisa dibangun dari hal-hal sederhana, seperti kecintaan terhadap otomotif. "Fakta membuktikan bahwa brotherhood bukan sekadar konsep, melainkan nilai yang bisa diwujudkan dalam tindakan nyata untuk memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa," ujar Bamsoet, usai menghadiri Perayaan HUT ke-6 Motor Besar Indonesia (MBI) Bandung, di Bandung, Sabtu malam (22/2/2025).
Baca juga : Bahas Infrastruktur, Bank Dunia Siap Dukung Program Asta Cita Prabowo-Gibran
Pengurus MBI Pusat yang hadir antara lain Ketum Darus Raden Jayalalana, Waketum Jaya, Sekjen Fajar, Bendum Mirzha, Ketum MBI Bandung Aom, Wakil Ketua MBI Bandung Gasar serta Sekwil MBI Bandung Cristian.
Bamsoet menjelaskan, Indonesia adalah negara yang kaya akan keragaman. Namun, keragaman ini juga berpotensi menimbulkan perpecahan jika tidak dikelola dengan baik.
Komunitas otomotif, yang terdiri dari anggota dengan latar belakang yang berbeda-beda, dapat menjadi contoh nyata bagaimana keragaman bisa disatukan melalui nilai-nilai brotherhood. Dalam komunitas, perbedaan tidak boleh dilihat sebagai penghalang, melainkan sebagai kekuatan yang memperkaya hubungan antar anggota.
Baca juga : Bamsoet Dorong Komunitas Otomotif Tingkatkan Kegiatan Sosial
Menurut Bamsoet, nilai brotherhood dalam komunitas otomotif juga dapat menjadi wujud rasa nasionalisme. Dengan menjunjung tinggi persatuan, komunitas otomotif dapat menunjukkan bahwa kecintaan terhadap otomotif bisa sejalan dengan kecintaan terhadap tanah air.
"Hal ini tercermin dalam berbagai kegiatan yang bertema kebangsaan, seperti touring dengan mempromosikan keindahan alam Indonesia atau aksi sosial untuk membantu sesama warga Indonesia yang membutuhkan," kata Bamsoet.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia ini memaparkan, di era digital saat ini penyebaran hoaks dan ujaran kebencian bisa memicu perpecahan. Komunitas otomotif dengan nilai brotherhood yang kuat, dapat menjadi benteng terhadap ancaman tersebut. Anggota komunitas diajarkan untuk saling menghargai dan menghormati perbedaan, sehingga mengurangi potensi konflik yang bisa merusak persatuan bangsa.
Baca juga : Terima MBI Bali, Bamsoet Ajak Komunitas Motor Beri Manfaat Bagi Masyarakat
Brotherhood juga mampu membangun solidaritas sosial. Komunitas otomotif sering kali terlibat dalam aksi sosial, seperti membantu korban bencana alam atau memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu.
"Aksi-aksi ini tidak hanya menunjukkan kepedulian sosial, tetapi juga memperkuat persatuan bangsa dengan menciptakan rasa kebersamaan dan saling membantu," pungkas Bamsoet.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya