Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. KH. Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila adalah perekat utama bangsa. Pancasila, bukan sekadar dasar negara, tetapi mukjizat yang menjaga keutuhan bangsa ini.
"Kita harus bersama-sama memastikan nilai-nilai Pancasila terus hidup di tengah masyarakat, terutama bagi generasi muda yang akan meneruskan tongkat estafet kepemimpinan bangsa," ujar Prof Yudian, dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/3/2025).
Pernyataan ini disampaikan Prof. Yudian di acara Pembinaan Ideologi Pancasila bagi Pelajar di Gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Dilaksanakan Direktorat Sosialisasi dan Komunikasi BPIP, acara ini mengusung tema ‘Memperkuat Semangat Kebangsaan dengan Spirit Pancasila dan Ramadhan’.
Di hadapan 300 pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA), Prof. Yudian menyinggung relevansi tema kegiatan dengan momentum bulan suci Ramadan. Baginya, Ramadhan mengajarkan tentang kesabaran, pengendalian diri, dan solidaritas sosial.
Baca juga : Puasa Menggunjing Di Media Sosial
"Semua nilai itu sejalan dengan semangat Pancasila yang menjunjung tinggi persatuan dan kemanusiaan. Mensyukuri kemerdekaan tidak hanya dengan kata-kata, tetapi dengan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari," katanya.
Di acara tersebut, BPIP memberikan bantuan perlengkapan sekolah kepada para pelajar yang hadir. Harapannya, para pelajar dapat mewujudkan cita-cita mereka sebagai penerus bangsa.
Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Asep Gunadi, yang mewakili Bupati, menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini.
Baginya, acara ini bukan sekadar seremonial, tetapi langkah nyata dalam membentuk karakter dan nasionalisme para pelajar.
Baca juga : PLBN Sebatik Konsisten Bangun Beranda Indonesia
"Kami berterima kasih kepada BPIP karena telah memilih Kabupaten Tasikmalaya sebagai lokasi penyelenggaraan," katanya.
Dia juga menekankan pentingnya peran pelajar dalam menghadapi tantangan zaman. "Di tengah era digital yang semakin maju, nilai-nilai Pancasila harus menjadi pegangan utama agar kita tidak mudah terpecah belah oleh isu-isu yang dapat merusak persatuan," katanya.
Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP, Ir. Prakoso dalam sambutan laporannya mengingatkan bahwa sosialisasi Pancasila bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama.
"Menanamkan nilai-nilai Pancasila bukan hanya tugas sekolah atau pemerintah, tetapi menjadi tugas kita semua. Orang tua, guru, tokoh agama, hingga masyarakat harus bersinergi dalam memastikan nilai-nilai ini tertanam kuat dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Baca juga : Cegah Stunting, BNI Beri Makan Bergizi Hingga Smart Parenting Di Tasikmalaya
Ir. Prakoso bersyukur kegiatan ini diikuti oleh 300 pelajar dari lima sekolah menengah di Kabupaten Tasikmalaya. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya mereka dalam sesi diskusi dan tanya jawab.
Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal bagi semakin banyaknya ruang dialog kebangsaan yang dapat memperkuat karakter pelajar dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila.
"Jika kita ingin Indonesia tetap kuat dan berdaulat, maka kita harus memastikan bahwa Pancasila hidup di setiap sanubari rakyatnya," pungkasnya.
Acara ini juga dihadiri oleh Direktur Sosialisasi dan Komunikasi BPIP, Prof. Dr. H. Agus Moh. Najib serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tasikmalaya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya