Dark/Light Mode

Pasokan Pangan Jelang Lebaran Cukup, di Beberapa Daerah Alami Fluktuasi Harga

Sabtu, 29 Maret 2025 14:31 WIB
Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi saat meninjau pasokan dan harga pangan. (Foto: Dok. NFA)
Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi saat meninjau pasokan dan harga pangan. (Foto: Dok. NFA)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Badan Pangan Nasional terus melakukan pemantauan terhadap pasokan dan harga pangan di berbagai daerah. Hal ini dilakukan guna memastikan ketersediaan dan distribusi pangan tetap aman, serta menjaga stabilitas harga.

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi mengatakan, pemantauan ini dilakukan melalui koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda), pelaku usaha pangan, serta pemangku kepentingan lain.

"Kami terus melakukan pemantauan, agar masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga wajar,” ujar Arief, dalam keterangannya, Sabtu (29/3/2025). 

Baca juga : Jelang Lebaran, Menteri Rame-rame Ke Lapangan

Berdasarkan hasil pemantauan di beberapa pasar utama di berbagai daerah, komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, gula pasir, daging ayam dan telur dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri. Namun, beberapa daerah mengalami fluktuasi harga akibat peningkatan permintaan.

Sebagai langkah stabilisasi pasokan dan harga pangna, Badan Pangan Nasional bersama stakeholder terkait terus menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), serta melakukan operasi pasar (OP) pangan murah di berbagai titik di seluruh Indonesia.

Sejak awal Januari hingga 21 Maret 2025, GPM telah dilaksanakan sebanyak 2.384 kali di 478 Kabupaten/Kota 37 Provinsi. Sedangkan Operasi Pasar Pangan Murah, telah dilaksanakan PT Pos Indonesia (Persero) berkolaborasi dengan BUMN pangan dan private sector mencapai 3.717 titik. 

Baca juga : Sehari Jelang Libur Lebaran, 188.689 Jemaah Haji Reguler Sudah Lunasi Bipih

Dia memastikan, GPM akan terus dilaksanakan di berbagai daerah yang dimotori Dinas Pangan Provinsi dan Kabupaten/Kota. Pada Maret 2025, GPM dijadwalkan digelar hingga 31 Maret 2025 di 1.724 titik di 31 pusat, 306 provinsi, dan 1.387 kabupaten/kota. 

Dia mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan panic buying. “Belanja sesuai kebutuhan, tidak perlu berlebihan karena kita pastikan pasokan cukup dan harga pangan tetap terkendali,” katanya.

Pada Jumat (28/3/2025), pihaknya juga sempat memastikan pasokan dan harga daging di wilayah Jabodetabek dalam kondisi aman dan stabil, saat mengunjungi Toko Daging Nusantara Kranggan dan retail modern Superindo di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. “Harga daging sesuai arahan Bapak Presiden, utamanya daging kerbau maksimal di Rp 80 ribu per kilogram. Di sini harganya di bawah Rp 80 ribu,” ujar Arief, Jumat (28/3/2025).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.